Progres Tol Palembang-Betung Capai 52 Persen, Ditargetkan Rampung Agustus 2025

Progres Tol Palembang-Betung Capai 52 Persen, Ditargetkan Rampung Agustus 2025

Progres Tol Palembang-Betung Capai 52 Persen, Ditargetkan Rampung Agustus 2025--

HARIANMUBA.DISWAY.ID– Pembangunan Jalan Tol Palembang-Betung terus menunjukkan perkembangan positif. 

PT Hutama Karya Infrastruktur (HKI) melaporkan bahwa hingga akhir Juni 2025, progres konstruksi telah mencapai 52 persen untuk pekerjaan struktur sepanjang 10,24 kilometer, termasuk pembangunan rest area tipe A yang berlokasi di STA 71+000.

Hal ini disampaikan oleh Direktur Operasi III PT HKI, Aditya Novendra Jaya, dalam keterangan tertulis pada Kamis (3/7/2025). 

Aditya menjelaskan bahwa proyek ini mencakup pembangunan ramp 4, 6, dan 8, serta satu rest area besar yang akan menjadi fasilitas penunjang utama bagi pengguna jalan tol.

BACA JUGA:Avicena Harumkan Nama Muba di Porprov Korpri 2025, Sabet Emas Tunggal Putra Tenis Meja dan Lolos ke 8 Besar

BACA JUGA:KADIN Sumsel Rencanakan Pembangunan Pabrik Biomassa di Muba

“Pembangunan ruas struktur ini akan mengintegrasikan Tol Kayuagung–Palembang–Betung dengan Tol Palembang–Indralaya–Prabumulih. Hal ini akan memangkas waktu tempuh dan mempercepat mobilitas logistik serta perjalanan harian masyarakat,” ujar Aditya.

Waktu Tempuh Dipangkas Drastis

Sebelum tol dibangun, perjalanan dari Palembang ke Betung bisa memakan waktu hingga 4–5 jam, terutama karena kondisi lalu lintas yang padat.

Namun, dengan tersambungnya jalan tol ini, waktu tempuh diperkirakan hanya sekitar 1,5–2 jam. Dampaknya sangat signifikan dalam mendorong efisiensi logistik dan pertumbuhan ekonomi regional.

BACA JUGA:Pemkab Muba Perkuat Strategi Komunikasi Adaptif Berbasis Isu Publik

BACA JUGA:Wabup Muba Rohman Hadiri Munas Perdana AWAKADA di Yogyakarta

Target Selesai Agustus 2025

HKI menargetkan proyek ini selesai pada Agustus 2025, dengan harapan dapat segera memberikan manfaat nyata bagi masyarakat Sumatra Selatan.

Dalam proses konstruksi, HKI turut memberdayakan ekonomi lokal dengan melibatkan 40 persen tenaga kerja lokal serta usaha mikro dan kecil (UMK) dalam penyediaan logistik dan layanan pendukung proyek.

Rest Area Tipe A, Dorong UMK

BACA JUGA:Ayo Gercap PT Mitra Jaya Rezeki Buka Loker, Disini Info Lengkapnya

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Sumber:

Berita Terkait