Belum Resmi Dibuka, Tol Sigli–Banda Aceh Seksi 1 Ternyata Masih Rawan! Ini Kata Hutama Karya

Belum Resmi Dibuka, Tol Sigli–Banda Aceh Seksi 1 Ternyata Masih Rawan! Ini Kata Hutama Karya

Belum Resmi Dibuka, Tol Sigli–Banda Aceh Seksi 1 Ternyata Masih Rawan! Ini Kata Hutama Karya--

HARIANMUBA.DISWAY.ID – Jangan coba-coba masuk ke Tol Sigli – Banda Aceh Seksi 1 (Padang Tiji – Seulimeum)! Meskipun terlihat sudah mulus, ternyata jalur ini belum resmi beroperasi karena masih ada sejumlah lahan yang belum bebas.

PT Hutama Karya (Persero) selaku pengelola menjelaskan bahwa saat ini tol yang sudah beroperasi di Aceh hanya Seksi 2 hingga Seksi 6 (Seulimeum – Baitussalam). 

Sementara Seksi 1 masih terkendala pembebasan lahan di beberapa titik penting, seperti akses menuju Overpass KM 6+350, Overpass KM 13+400, dan Box Underpass KM 10+500.

Kepala Regional Sumatera Bagian Utara Hutama Karya, Totok Masyadi, menegaskan pihaknya terus melakukan pengamanan ekstra di area yang belum beroperasi. Sejumlah akses masuk ditutup, rambu larangan dipasang, hingga concrete barrier dipasang rapat-rapat.

BACA JUGA:Polsek Sungai Lilin Bekuk Empat Pencuri Sawit di Desa Berlian Makmur, Kerugian Capai Rp 4 Juta

BACA JUGA:Sumsel Jadi Provinsi Pertama Bentuk Posbankum di Seluruh Desa

“Semua ini semata-mata demi keselamatan. Jalan tol yang belum selesai masih penuh aktivitas konstruksi dan jelas berbahaya jika dipaksakan dilalui,” tegas Totok.

Totok juga mengingatkan masyarakat agar tidak nekat masuk ke tol yang belum dibuka. Selain membahayakan nyawa sendiri dan pekerja, pelanggaran ini juga bisa berujung pada tindakan tegas sesuai aturan yang berlaku.

Hutama Karya berharap masyarakat ikut mendukung agar pembebasan lahan segera tuntas, sehingga Tol Sigli – Banda Aceh Seksi 1 bisa segera dinikmati masyarakat luas.

Bagi warga yang menemukan ada pihak masuk sembarangan ke area tol, segera laporkan ke Call Center Tol Sigli – Banda Aceh 0821-6434-6434 atau akun resmi media sosial @HutamaKaryaTollRoad / @HutamaKarya.

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Sumber:

Berita Terkait