Jalan Mbah Amat di Sungai Lilin Rusak Parah, Warga Harap Segera Diperbaiki

Jalan Mbah Amat di Sungai Lilin Rusak Parah, Warga Harap Segera Diperbaiki

Jalan Mbah Amat di Sungai Lilin Rusak Parah, Warga Harap Segera Diperbaiki--

HARIANMUBA.DISWAY.ID — Warga Kelurahan Sungai Lilin, Kecamatan Sungai Lilin, Kabupaten Musi Banyuasin (Muba), mengeluhkan kondisi Jalan Mbah Amat yang sudah lama rusak parah namun belum juga mendapat perhatian perbaikan.

Jalan yang menjadi akses utama menuju TK Ceria itu kini penuh lubang dan becek saat hujan, sehingga sangat membahayakan pengguna jalan, terutama para orang tua yang setiap pagi mengantar anak mereka ke sekolah.

“Sudah lama jalan ini rusak, tapi belum ada perbaikan. Padahal ini jalan yang setiap hari dilewati anak-anak ke TK,” keluh Ami, salah satu warga setempat, Selasa (7/10/2025).

Ia menuturkan, kondisi jalan yang berlumpur kerap menimbulkan insiden kecil.

BACA JUGA:Muba Tambah Dua Kecamatan Tuntas RDTR, Dorong Investasi dan Tata Ruang Lebih Terarah

BACA JUGA:Pesta Rakyat dan Bazar UMKM PORNAS XVII KORPRI 2025 Jadi Magnet Ekonomi Baru di Sumsel

“Pernah ada orang tua yang jatuh karena jalan licin habis hujan. Bajunya dan anaknya jadi kotor semua,” tambahnya.

Menanggapi hal tersebut, Anggota DPRD Muba yang sebelumnya meninjau lokasi mengungkapkan bahwa usulan perbaikan jalan tersebut sudah dimasukkan dalam hasil reses pertama dan tengah dalam proses tindak lanjut.

“Sudah kami ajukan dan saat ini masih dalam proses. Kami akan terus kawal agar pembangunan jalan ini benar-benar direalisasikan,” tegasnya.

Sementara itu, Lurah Sungai Lilin, Lisnawati S.Sos, membenarkan bahwa pihak kelurahan telah berulang kali mengusulkan perbaikan jalan Mbah Amat, namun hingga kini belum mendapat respon dari instansi terkait.

BACA JUGA:Forkopimda & DPRD Muba Gelar Coffee Morning, Kapolres Tekankan Pentingnya Stabilitas Keamanan

BACA JUGA:Kecelakaan Maut di Depan Ruko Warna-Warni Sungai Lilin, Pengendara Motor Tewas Tabrakan dengan Pajero Sport

“Sudah beberapa kali kami sampaikan dalam musyawarah perencanaan pembangunan (Musrenbang), tapi sejauh ini belum ada tindak lanjut. Mudah-mudahan tahun depan bisa terealisasi,” ujar Lisnawati.

Warga berharap pemerintah daerah segera melakukan perbaikan, mengingat jalan tersebut sangat vital bagi aktivitas pendidikan dan keseharian masyarakat.

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Sumber:

Berita Terkait