Dua Peristiwa Kematian Gegerkan Bayung Lencir, Polisi Lakukan Penyelidikan
Dua Peristiwa Kematian Gegerkan Bayung Lencir, Polisi Lakukan Penyelidikan--
HARIANMUBA.DISWAY.ID — Warga Kecamatan Bayung Lencir, Kabupaten Musi Banyuasin, digegerkan oleh dua peristiwa kematian yang terjadi pada Jumat (2/1/2026). Kedua kejadian tersebut saat ini tengah ditangani aparat kepolisian untuk memastikan penyebab kematian masing-masing korban.
Peristiwa pertama terjadi sekitar pukul 17.20 WIB di Dusun Patin, Desa Suka Jaya. Warga menemukan sesosok mayat pria tanpa identitas di dalam sebuah tedmon air. Penemuan bermula dari kecurigaan warga yang melihat banyak lalat mengerumuni bagian atas tedmon disertai bau menyengat.
Merasa ada yang tidak beres, seorang warga kemudian memeriksa bagian dalam tedmon dan mendapati jasad seorang pria dalam kondisi tidak bernyawa. Kejadian tersebut segera dilaporkan kepada pihak kepolisian.
Petugas dari Polsek Bayung Lencir langsung mendatangi lokasi untuk melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) serta penyelidikan awal. Hingga kini, identitas korban yang diketahui sebagai Mr. X masih belum terungkap.
BACA JUGA:Toyota Kijang Innova Reborn 2026: Tetap Relevan di Tengah Gelombang Mobil Listrik
BACA JUGA:Sumatera Selatan Menyalakan Mesin Pertumbuhan Baru Lewat 15 Proyek Strategis Nasional
“Kami masih melakukan penyelidikan terkait penyebab kematian korban yang ditemukan di dalam tedmon. Apabila ada masyarakat yang mengenali atau mengetahui identitas korban, dimohon segera melapor ke pihak kepolisian,” ujar Kasi Humas Polres Musi Banyuasin IPTU Hutahean, S.M., mewakili Kapolsek Bayung Lencir AKP Tiyan Kalingga.
Selang satu jam kemudian, peristiwa kematian lainnya kembali terjadi di wilayah yang sama. Sekitar pukul 18.30 WIB, seorang pria ditemukan meninggal dunia di Pondok Rumah Makan Dolok Martimus, Desa Mekar Jaya.
Korban diketahui bernama Nurdin Nasution (41), seorang sopir yang berdomisili di RT 06 RW 014 Griya Pancoran Mas Blok C5, Desa Rangkapan Jaya Baru, Kecamatan Pancoran Mas.
Berdasarkan keterangan saksi, korban sebelumnya sempat beristirahat di pondok rumah makan tersebut. Saat hendak dibangunkan, korban tidak memberikan respons. Korban kemudian dilarikan ke Rumah Sakit Bayung Lencir untuk mendapatkan pemeriksaan medis.
BACA JUGA:Aksi Damai di Jembatan Lalan, Warga Desak Pembangunan Dilanjutkan hingga Tuntas
BACA JUGA:Hari Pertama Kerja 2026, Bupati Muba Pastikan Layanan Publik Tetap Optimal Lewat Sidak OPD
Dari hasil pemeriksaan luar oleh pihak rumah sakit, tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan maupun luka pada tubuh korban. Korban diduga meninggal dunia akibat serangan jantung. Peristiwa tersebut selanjutnya dilaporkan pihak rumah makan ke Polsek Bayung Lencir.
Saat ini, kedua kejadian tersebut telah ditangani kepolisian sesuai prosedur hukum yang berlaku. Polisi mengimbau masyarakat untuk tetap tenang dan segera melaporkan kepada pihak berwajib apabila menemukan kejadian serupa di lingkungan sekitar.
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber: