Evolusi Suzuki Carry, Kendaraan Niaga Legendaris dari Truntung hingga Era Modern 2026
Evolusi Suzuki Carry, Kendaraan Niaga Legendaris dari Truntung hingga Era Modern 2026--
HARIANMUBA.DISWAY.ID,- Sejak pertama kali diproduksi di Indonesia pada 1976, Suzuki Carry telah menjelma menjadi salah satu kendaraan niaga ringan paling berpengaruh di Tanah Air.
Selama hampir lima dekade, mobil ini terus berevolusi mengikuti kebutuhan distribusi barang, terutama bagi pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM).
Dari model awal bermesin kecil dengan suara khas hingga versi modern berdaya angkut besar, Carry membuktikan diri sebagai tulang punggung logistik di berbagai sektor.
Suzuki Carry generasi pertama dirakit secara lokal pada 1976. Model ini mengandalkan mesin 970 cc tiga silinder yang terkenal sederhana, tangguh, dan mudah dirawat. Suara mesin yang unik membuatnya dijuluki “Truntung” oleh masyarakat.
BACA JUGA:Disdikbud Muba Perkuat Pengawasan Sekolah Lewat Musyawarah Kerja dan Sosialisasi E-Office 2026
Pada masa ini, Carry dirancang murni sebagai kendaraan angkut. Desainnya minimalis dengan konstruksi sederhana, menjadikannya pilihan ideal untuk kebutuhan niaga di era awal pertumbuhan industri dan perdagangan lokal.
Memasuki generasi selanjutnya, Suzuki mulai memberikan sentuhan pembaruan. Desain eksterior dibuat lebih modern dengan lampu depan yang lebih besar dan grille yang disempurnakan. Tata letak kabin juga ditingkatkan, termasuk sistem ventilasi yang lebih baik.
Langkah ini menunjukkan perhatian Suzuki terhadap kenyamanan pengemudi, mengingat Carry kerap digunakan dalam waktu operasional yang panjang setiap harinya.
Akhir 1980-an menjadi fase penting dengan hadirnya Suzuki Carry ST100. Dimensi bodi diperbesar untuk menambah kapasitas angkut, sementara mesin beralih ke konfigurasi 970 cc empat silinder demi performa yang lebih stabil.
BACA JUGA:Toyota Rush vs Veloz Hybrid 2026: Duel Mobil Keluarga, Tangguh atau Irit Jadi Penentu
BACA JUGA:Loker Januari 2026 Dibuka! Disnakertrans Muba Gandeng PT PKSS, Prioritaskan Putra-Putri Daerah
Facelift pada 1986 dengan desain lampu trapesium melahirkan julukan legendaris “Mata Kucing”.
Setahun kemudian, Suzuki memperkenalkan Super Carry Extra yang dibekali rem cakram depan, takometer, serta suspensi double action. Inovasi ini meningkatkan keselamatan dan kontrol saat membawa muatan berat.
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber: