Tol Palembang–Betung Dikejar Beroperasi 2026, Jadi Solusi Kepadatan Jalintim Sumsel

Tol Palembang–Betung Dikejar Beroperasi 2026, Jadi Solusi Kepadatan Jalintim Sumsel

Tol Palembang–Betung Dikejar Beroperasi 2026, Jadi Solusi Kepadatan Jalintim Sumsel--

HARIANMUBA.DISWAY.ID,- Pembangunan Jalan Tol Trans Sumatera (JTTS) di Sumatera Selatan memasuki fase krusial pada 2026. 

Salah satu ruas yang paling disorot adalah Tol Palembang–Betung, yang diproyeksikan menjadi penghubung vital antardaerah sekaligus solusi jangka panjang atas kemacetan kronis di Jalur Lintas Timur (Jalintim).

Pemerintah bersama Badan Usaha Jalan Tol (BUJT) menargetkan ruas ini dapat beroperasi penuh sebelum Lebaran 2026. 

Target tersebut dinilai ambisius, mengingat masih adanya tantangan teknis dan nonteknis yang harus diselesaikan dalam waktu relatif singkat.

BACA JUGA:Pos Jaga Gedung Serbaguna Kayuara Terbakar, Api Berhasil Dipadamkan dalam 12 Menit

BACA JUGA:Tol Betung–Jambi Seksi 2B Dikebut, Ruas 18 Km Bernilai Triliunan Jadi Kunci Akses Logistik Jambi

Tol Palembang–Betung memiliki panjang 69,19 kilometer dan merupakan segmen strategis dalam jaringan JTTS. 

Hingga memasuki akhir 2025 menuju awal 2026, progres konstruksi fisik telah mencapai 73,84 persen, sementara pembebasan lahan berada di angka 84,94 persen. Capaian ini menjadi fondasi utama untuk mempercepat penyelesaian proyek.

Sebagai tahap awal, Seksi 2 Rengas–Pangkalan Balai direncanakan dapat difungsionalkan secara terbatas pada periode libur Natal dan Tahun Baru 2025–2026. 

Pengoperasian sementara ini diharapkan mampu mengurai kepadatan arus kendaraan sekaligus menjadi uji coba operasional sebelum tol dibuka secara lebih luas.

BACA JUGA:Tol Sibanceh Seksi Padang Tiji–Seulimeum Difungsikan Sementara, Percepat Distribusi Bantuan Bencana di Aceh

BACA JUGA:Itel A100C Resmi Hadir, Smartphone Entry-Level dengan Desain Tipis dan Aura Premium

Salah satu elemen paling menentukan dalam proyek ini adalah Jembatan Musi 5 yang membentang sepanjang sekitar 1,6 kilometer.

Jembatan tersebut ditargetkan tersambung penuh pada Februari 2026, sebelum memasuki tahapan uji beban. 

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Sumber:

Berita Terkait