Tol Betung–Jambi Kian Tersambung, Waktu Tempuh Dipangkas Jadi 2–3 Jam pada 2026

Tol Betung–Jambi Kian Tersambung, Waktu Tempuh Dipangkas Jadi 2–3 Jam pada 2026

Tol Betung–Jambi Kian Tersambung, Waktu Tempuh Dipangkas Jadi 2–3 Jam pada 2026--

HARIANMUBA.DISWAY.ID,- Pembangunan Jalan Tol Betung–Jambi terus menunjukkan kemajuan signifikan hingga akhir 2025 dan awal 2026. 

Proyek strategis nasional ini menjadi tulang punggung baru konektivitas Sumatera bagian selatan hingga tengah, sekaligus diharapkan mendorong pertumbuhan ekonomi dan efisiensi logistik regional.

Salah satu capaian penting datang dari Seksi 4 Tempino–Simpang Ness (Jambi). 

Ruas sepanjang 18,59 kilometer ini telah menyelesaikan seluruh pekerjaan konstruksi dan resmi beroperasi sejak September 2025. 

BACA JUGA:Tol Palembang–Betung Kian Nyata, Waktu Tempuh Dipangkas Jadi 45 Menit, Warga Muba Sambut Antusias

BACA JUGA:Mitsubishi Destinator Hadir sebagai SUV Modern, Gabungkan Performa Turbo, Keamanan, dan Efisiensi

Pengoperasian segmen ini memberikan akses langsung yang lebih cepat menuju Kota Jambi dan sekitarnya.

Sementara itu, Seksi 3 Bayung Lencir–Tempino juga telah beroperasi penuh. Dengan tersambungnya ruas ini, arus kendaraan dari Sumatera Selatan menuju Jambi kini semakin lancar, terutama bagi angkutan logistik dan kendaraan antarprovinsi.

Secara keseluruhan, pembangunan Tol Betung–Jambi Seksi 1 hingga Seksi 4 mencatat progres konstruksi yang terus meningkat. 

Selain pekerjaan fisik, proses pembebasan lahan juga masih berjalan secara bertahap untuk memastikan proyek dapat diselesaikan sesuai target.

BACA JUGA:Api Lalap Tiga Rumah di Soak Baru Sekayu, Satu Warga Alami Luka Bakar

BACA JUGA:Tingkatkan Kualitas Layanan Pasien, RSUD Sungai Lilin Gelar Inhouse Training Motivasi Kerja Pegawai

Di sisi lain, pembangunan Tol Palembang–Betung sebagai penghubung utama menuju ruas Betung–Jambi telah mencapai 73,84 persen per November 2025. 

Ruas ini ditargetkan rampung pada tahun 2026 dan dipersiapkan untuk mendukung kelancaran arus mudik serta mobilitas masyarakat Sumatera Selatan.

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Sumber:

Berita Terkait