Facebook, Instagram, dan WhatsApp Siap Masuk Era Layanan Premium

Facebook, Instagram, dan WhatsApp Siap Masuk Era Layanan Premium

Facebook, Instagram, dan WhatsApp Siap Masuk Era Layanan Premium--

HARIANMUBA.DISWAY.ID, — Meta Platforms mulai menggeser strategi monetisasi platform media sosialnya dengan menyiapkan layanan berlangganan berkonsep pengalaman premium. 

Langkah ini menandai babak baru bagi Facebook, Instagram, dan WhatsApp yang selama ini identik sebagai layanan gratis berbasis iklan.

Dalam beberapa bulan ke depan, Meta akan menguji berbagai paket langganan yang memberikan fitur eksklusif bagi pengguna, tanpa menghilangkan akses gratis pada fungsi inti aplikasi. 

Skema ini dirancang untuk memberi opsi tambahan bagi pengguna yang menginginkan kontrol lebih besar atas privasi, interaksi, dan pemanfaatan teknologi kecerdasan buatan (AI).

BACA JUGA:Tol Palembang–Jambi Buka Babak Baru Ekonomi Sumatera, Logistik Lancar, Kemacetan Teratasi

BACA JUGA:Perkiraan Tarif Tol Palembang–Lampung 2026, Ini Rincian Lengkap dan Estimasi Biaya Perjalanan

Berbeda dari layanan berbayar pada umumnya, Meta tidak menerapkan satu paket seragam untuk semua aplikasi. 

Setiap platform akan memiliki fitur premium yang disesuaikan dengan karakter dan kebutuhan penggunanya. Pendekatan ini memungkinkan Meta menguji model bisnis yang paling efektif di masing-masing ekosistem.

Salah satu sorotan utama dalam layanan berlangganan ini adalah integrasi Manus, agen AI yang baru saja diakuisisi Meta dengan nilai transaksi sekitar USD 2 miliar. 

Kehadiran Manus diproyeksikan memperkuat fitur cerdas di Instagram, termasuk kemungkinan pintasan khusus untuk membantu pembuatan konten dan interaksi pengguna secara lebih personal.

BACA JUGA:Amankan Data Pemerintahan, Pemkab Muba Gandeng Data Center BP Batam untuk Server Cadangan

BACA JUGA:Toyota Sienta 2026, MPV Urban yang Dirancang untuk Kota Padat dan Keluarga Aktif

Informasi mengenai uji coba ini pertama kali mencuat dari peneliti aplikasi Alessandro Paluzzi, yang dikenal kerap mengungkap fitur internal Meta sebelum dirilis secara resmi.

Selain Manus, Meta juga mulai menguji monetisasi layanan berbasis AI lainnya, seperti Vibes, fitur pembuatan video pendek dengan teknologi AI.

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Sumber: