Tol Trans Sumatera Jadikan Sumsel Poros Baru Logistik dan Energi Regional

Tol Trans Sumatera Jadikan Sumsel Poros Baru Logistik dan Energi Regional

Tol Trans Sumatera Jadikan Sumsel Poros Baru Logistik dan Energi Regional--

HARIANMUBA.DISWAY.ID – Pembangunan jalan tol di Sumatera Selatan kini melampaui sekadar proyek infrastruktur. 

Di balik bentangan ruas tol yang terus bertambah, Sumsel tengah memantapkan diri sebagai simpul utama logistik, industri, dan energi Pulau Sumatera.

Melalui jaringan Tol Trans Sumatera, Sumsel tidak hanya mempersingkat jarak antardaerah, tetapi juga mempercepat arus barang, manusia, dan investasi. 

Konektivitas inilah yang menjadi fondasi baru pertumbuhan ekonomi daerah, dari kawasan pedesaan hingga pelabuhan internasional.

BACA JUGA:Belajar dari Muba, Banyuasin Tertarik Adopsi Perda Penyerapan Tenaga Kerja Lokal

BACA JUGA:Aktivitas Warga Terganggu Proyek Tol Betung–Jambi, Desa Bukit Jaya Sungai Lilin Desak Jalan Pengganti

Ruas-ruas strategis seperti Palembang–Indralaya, Prabumulih–Muara Enim, hingga koridor penghubung ke pelabuhan dan kawasan industri, menjadi tulang punggung sistem distribusi modern di Sumsel. 

Dengan nilai investasi yang mencapai lebih dari Rp6 triliun, proyek ini masuk dalam Proyek Strategis Nasional (PSN) dan diarahkan untuk memperkuat daya saing wilayah.

Salah satu ruas yang menjadi sorotan adalah Tol Prabumulih–Muara Enim. Jalan bebas hambatan ini diproyeksikan sebagai jalur utama distribusi hasil tambang, energi, dan industri dari wilayah hulu menuju pusat logistik dan pelabuhan di Palembang.

Keunggulan pembangunan tol di Sumsel terletak pada konsep infrastruktur terintegrasi. Jalan tol dirancang terkoneksi langsung dengan pelabuhan baru Palembang serta kawasan industri strategis seperti Kawasan Industri Tanjung Enim. 

BACA JUGA:Perkuat Pendidikan Karakter Pelajar, Pramuka Muba Gandeng Disdikbud Dorong Akreditasi Gugus Depan dan Pramuka

BACA JUGA:5 Cara Cek Harga Laptop Intel Core i3 Terbaru

Integrasi ini memungkinkan distribusi komoditas unggulan—mulai dari karet, sawit, kopi, hingga energi—berjalan lebih cepat dan efisien.

Tak hanya menopang sektor industri, pembangunan tol juga diselaraskan dengan visi ekonomi hijau dan transportasi berkelanjutan. 

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Sumber:

Berita Terkait