Terobos Hutan dan Rawa, Empat Tol Raksasa Ubah Peta Ekonomi Sumatera Selatan
Terobos Hutan dan Rawa, Empat Tol Raksasa Ubah Peta Ekonomi Sumatera Selatan--
HARIANMUBA.DISWAY.ID – Pembangunan infrastruktur jalan tol di Sumatera Selatan (Sumsel) memasuki fase krusial.
Empat ruas tol baru dengan bentang super panjang kini dikebut pengerjaannya, meski harus menembus kawasan hutan, rawa, hingga perkebunan.
Proyek ini digadang-gadang menjadi pengubah peta ekonomi Sumsel dan memperkuat konektivitas antarprovinsi di Pulau Sumatra.
Keempat ruas tol tersebut meliputi Kayu Agung–Palembang–Betung, Betung–Tempino–Jambi, Simpang Indralaya–Muara Enim, serta Prabumulih–Muara Enim.
BACA JUGA:Perkuat Sinergi Keamanan dan Sosial, Kapolres Muba Kunjungi Polsek dan Koramil Babat Toman
BACA JUGA:Sinergi Pemkab Muba dan TNI–Polri Tata Terminal dan Pasar Randik, Dorong Lingkungan Sehat dan Nyaman
Total panjangnya mencapai ratusan kilometer dan sebagian besar melintasi medan ekstrem yang selama ini menjadi tantangan pembangunan.
Salah satu ruas yang progresnya cukup signifikan adalah Tol Prabumulih–Muara Enim sepanjang 54 kilometer.
Bupati Muara Enim, Edison, menyebut hingga akhir 2025 proses pembebasan lahan telah menembus angka lebih dari 80 persen. Dengan capaian tersebut, konstruksi lanjutan ditargetkan mulai berjalan pada 2026.
“Kalau tidak ada kendala berarti, tahun ini konstruksi bisa dilanjutkan. Ini akan sangat membantu mobilitas dan perekonomian wilayah,” ujarnya.
BACA JUGA:Tol Trans Sumatera Buka Akses Ekonomi Baru, Enam Kecamatan di Muba Jadi Koridor Strategis
Tak hanya itu, Tol Simpang Indralaya–Muara Enim yang membentang sekitar 118 kilometer tercatat sebagai ruas terpanjang di Sumsel.
Jalur ini sebagian besar melewati kawasan hutan dan perkebunan, sekaligus membuka akses baru bagi sektor tambang, energi, dan industri di wilayah tengah provinsi.
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber: