Kejar Sinyal Masuk Desa, Pemkab Muba dan Telkomsel Percepat Pembangunan BTS Hingga Pelosok

Kejar Sinyal Masuk Desa, Pemkab Muba dan Telkomsel Percepat Pembangunan BTS Hingga Pelosok

Kejar Sinyal Masuk Desa, Pemkab Muba dan Telkomsel Percepat Pembangunan BTS Hingga Pelosok--

HARIANMUBA.DISWAY.ID, – Pemerintah Kabupaten Musi Banyuasin (Muba) kian serius menutup kesenjangan digital antarwilayah. 

Upaya itu ditunjukkan melalui langkah konkret mempercepat pembangunan Base Transceiver Station (BTS) di sejumlah desa yang selama ini masih mengalami keterbatasan jaringan telekomunikasi.

Komitmen tersebut mengemuka dalam rapat koordinasi antara Pemkab Muba dan Telkomsel Palembang yang digelar di Telkomsel Smart Office Sriwijaya, Palembang, Rabu (5/2/2026). 

Pertemuan ini membahas sinkronisasi program pembangunan BTS untuk periode 2025–2026, baik melalui skema nasional maupun inisiatif mandiri.

BACA JUGA:Mudik Lebaran 2026 Makin Lancar, Jembatan Musi V Buka Akses Tol Langsung ke Arah Jambi

BACA JUGA:Kapolres Muba Sambangi Polsek Sanga Desa, Perkuat Layanan Publik dan Silaturahmi dengan Tokoh Masyarakat

Rapat dihadiri Plt. Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Muba, Daud Amri, S.H., bersama tim teknis, dan disambut langsung oleh Manager NOP Palembang Telkomsel, Riki Irawan. 

Fokus utama pembahasan adalah percepatan akses sinyal di wilayah pedesaan Muba yang masih masuk kategori blank spot.

Berdasarkan data Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi), pada tahap awal pembangunan tahun 2025–2026, Telkomsel akan membangun BTS di empat desa prioritas, yakni Desa Sugi Waras dan Desa Pangkalan Jaya di Kecamatan Babat Toman, serta Desa Nganti dan Desa Jud II di Kecamatan Sanga Desa.

Selain program pusat, Telkomsel Sumatera Selatan juga merancang ekspansi jaringan secara mandiri pada 2026. 

BACA JUGA:Jelang Lebaran 2026, Jembatan Musi V Dipacu Rampung untuk Dukung Arus Mudik Sumsel

BACA JUGA:Polres Muba Turun Langsung Rawat Ruang Publik, Wakapolres Pimpin Aksi Bersih Fasilitas Umum

Sejumlah desa yang masuk dalam rencana tersebut antara lain Desa Suka Maju (Babat Supat), Desa Teluk Kijing III (Lais), Desa Suka Damai, dan Desa Muara Merang (Bayung Lencir).

Yang tak kalah menarik, rapat ini juga membahas Program BTS Gotong Royong, sebuah terobosan kolaboratif antara pemerintah daerah, operator seluler, dan pemangku kepentingan lainnya untuk menjangkau wilayah dengan tantangan geografis tinggi.

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Sumber:

Berita Terkait