IDI Musi Banyuasin Perkuat Mutu Layanan Medis Lewat Muscab dan Seminar Kegawatdaruratan

IDI Musi Banyuasin Perkuat Mutu Layanan Medis Lewat Muscab dan Seminar Kegawatdaruratan

IDI Musi Banyuasin Perkuat Mutu Layanan Medis Lewat Muscab dan Seminar Kegawatdaruratan--

HARIANMUBA.DISWAY.ID– Ikatan Dokter Indonesia (IDI) Cabang Musi Banyuasin kembali menegaskan perannya sebagai garda terdepan peningkatan kualitas layanan kesehatan melalui penyelenggaraan Musyawarah Cabang (Muscab) yang dirangkaikan dengan seminar ilmiah, belum lama ini.

Agenda tiga tahunan tersebut tidak hanya menjadi forum evaluasi organisasi dan regenerasi kepengurusan, tetapi juga dimanfaatkan sebagai ruang peningkatan kapasitas dokter dalam menghadapi tantangan medis di lapangan, khususnya kasus-kasus kegawatdaruratan.

Rangkaian Muscab diisi dengan seminar ilmiah bertema kegawatdaruratan medis, yang diikuti oleh seluruh anggota IDI Cabang Musi Banyuasin serta dokter internship. Topik yang diangkat dinilai relevan dengan kebutuhan pelayanan kesehatan saat ini.

Materi pertama membahas preeklamsia, salah satu penyebab utama komplikasi kehamilan, yang dipaparkan oleh dr. Taufiq Firdaus, Sp.OG(K). Sementara itu, pembaruan penanganan kegawatdaruratan penyakit jantung disampaikan oleh dr. Enggar Sari Kusumawardani, M.Ked(Cardio), Sp.JP.

BACA JUGA:Honda CR-V 2026, SUV Nyaman yang Mengubah Perjalanan Jadi Momen Berkualitas

BACA JUGA:Dari Modal hingga Harga Panen, Polri Kawal Ekosistem Jagung Nasional Agar Petani Tak Lagi Bergantung Tengkulak

Melalui pemaparan tersebut, para peserta mendapatkan update klinis terbaru sekaligus penguatan keterampilan dalam pengambilan keputusan cepat dan tepat di fasilitas pelayanan kesehatan.

Muscab IDI Cabang Musi Banyuasin turut dihadiri Plt Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Musi Banyuasin, dr. Zwesty Wisma Devi, M.H. Kehadiran unsur pemerintah daerah menegaskan dukungan terhadap peran organisasi profesi dalam menjaga mutu pelayanan medis.

Selain itu, acara juga dihadiri perwakilan dari PPNI, HAKLI, dan IBI Cabang Musi Banyuasin, mencerminkan kuatnya kolaborasi lintas profesi kesehatan dalam membangun sistem layanan yang terpadu dan berorientasi pada keselamatan pasien.

Melalui Muscab ini, IDI Cabang Musi Banyuasin diharapkan mampu melahirkan kepengurusan baru yang solid, profesional, dan adaptif terhadap dinamika pelayanan kesehatan yang terus berkembang.

BACA JUGA:Dorong Percepatan Pembangunan Transmigrasi, Pemkab Muba Bawa Usulan Infrastruktur ke Rakornas PATRI Yogyakarta

BACA JUGA:Transparansi Anggaran Desa Diperkuat, BPD Cinta Damai Sepakati Perdes LPJ APBDes 2025

Tidak hanya fokus pada aspek organisasi, Muscab ini juga menjadi momentum strategis untuk memperkuat kontribusi dokter dalam meningkatkan kualitas layanan kesehatan masyarakat Musi Banyuasin, baik dari sisi kompetensi klinis maupun kolaborasi antarprofesi.

Dengan semangat kebersamaan dan pembaruan ilmu yang berkelanjutan, IDI Cabang Musi Banyuasin optimistis dapat terus berperan aktif dalam mendukung derajat kesehatan masyarakat yang lebih baik.

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Sumber:

Berita Terkait