Tol Medan–Aceh Terus Tersambung, Ini Kondisi Terbaru Ruas Aktif dan Prediksi Waktu Perjalanan
Tol Medan–Aceh Terus Tersambung, Ini Kondisi Terbaru Ruas Aktif dan Prediksi Waktu Perjalanan--
HARIANMUBA.DISWAY.ID,- Pembangunan Jalan Tol Medan–Aceh sebagai bagian dari Tol Trans-Sumatera terus bergerak maju dan perlahan mengubah pola perjalanan darat antara Sumatra Utara dan Aceh.
Meski belum tersambung sepenuhnya, sejumlah ruas yang telah beroperasi mulai menunjukkan dampak nyata terhadap efisiensi waktu tempuh dan kelancaran logistik.
Tol ini diproyeksikan menjadi jalur utama penghubung ujung barat Sumatra, sekaligus mengurangi ketergantungan pada jalan nasional yang selama ini padat dan memakan waktu lama.
Dari sisi Sumatra Utara, konektivitas tol kini sudah menjangkau wilayah timur Aceh. Tol Binjai–Langsa, khususnya ruas Tanjung Pura–Pangkalan Brandan sepanjang 18,85 kilometer, telah beroperasi sejak 11 Maret 2025.
BACA JUGA:Pemdes Pinang Banjar Lakukan Penjaringan Perangkat, Formasi Perangkat Desa Kini Lengkap
Dengan beroperasinya ruas ini, perjalanan dari Medan dan Bandara Kualanamu menuju Langsa menjadi lebih singkat dan stabil, terutama untuk kendaraan logistik dan perjalanan antarkota jarak menengah.
Ruas ini juga menjadi titik awal penting untuk melanjutkan pembangunan ke arah Lhokseumawe, yang nantinya akan menghubungkan langsung Sumatra Utara dengan jantung wilayah Aceh.
Di wilayah Aceh, Tol Sigli–Banda Aceh (Sibanceh) sudah berfungsi hampir sepenuhnya. Ruas seksi 2 hingga 6 kini aktif melayani lalu lintas, mempercepat mobilitas dari Banda Aceh ke kawasan penyangga di sekitarnya.
Pemerintah menargetkan Tol Sibanceh tersambung penuh, sehingga dapat menjadi simpul utama saat ruas dari arah Medan tersambung nantinya.
BACA JUGA:Muba Tancap Gas Susun RKPD 2027, Fokus Percepat Pembangunan dan Kesejahteraan Warga
BACA JUGA:DPRD dan Pemkab Muba Kunci Arah Pembangunan, Enam Raperda Strategis Masuk Agenda 2026
Meski progres signifikan sudah terlihat, tantangan utama Tol Medan–Aceh saat ini berada pada penyambungan Langsa–Lhokseumawe hingga Sigli.
Ruas ini menjadi mata rantai krusial agar tol dapat beroperasi utuh tanpa terputus.
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber: