BMKG Sumsel Peringatkan Puncak Air Pasang 14–17 Februari, Tinggi Muka Air Bisa Capai 3,7 Meter

BMKG Sumsel Peringatkan Puncak Air Pasang 14–17 Februari, Tinggi Muka Air Bisa Capai 3,7 Meter

BMKG Sumsel Peringatkan Puncak Air Pasang 14–17 Februari, Tinggi Muka Air Bisa Capai 3,7 Meter--

HARIANMUBA.DISWAY.ID – Ancaman banjir dan genangan kembali membayangi wilayah Sumatera Selatan (Sumsel), khususnya kawasan pesisir dan bantaran sungai. 

Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Sumsel memprediksi peningkatan intensitas hujan dalam beberapa hari ke depan yang berpotensi memperparah kondisi air pasang.

Ketua Tim Data dan Informasi Stasiun BMKG SMB II Palembang, Sinta Andayani, menjelaskan bahwa peningkatan curah hujan dipicu oleh aktifnya Gelombang Ekuatorial Rossby serta pola pergerakan angin belokan yang memicu pertumbuhan awan hujan secara signifikan.

“Dalam beberapa hari ke depan terjadi peningkatan intensitas curah hujan di Sumsel. Kondisi ini perlu diwaspadai karena berdampak pada kenaikan muka air,” ujarnya, Sabtu (15/2).

BACA JUGA:Dari Sungai Lilin ke Sirkuit Nasional, Daffa Racing Team 96 Toke Solar Ireng Kibarkan Nama Muba

BACA JUGA:Honda X-Tracker 2026, Bukan Cuma Tangguh, Siap Jadi Motor 150cc Paling Irit di Kelasnya

BMKG memperkirakan tinggi muka air laut di muara dapat mencapai 3,4 hingga 3,7 meter pada periode 14–17 Februari. 

Kombinasi antara hujan dengan intensitas tinggi dan pasang maksimum berpotensi memicu banjir di wilayah hilir sungai, termasuk daerah yang terhubung dengan Sungai Musi.

Kondisi ini meningkatkan risiko bencana hidrometeorologi seperti banjir, genangan, tanah longsor hingga banjir bandang, terutama di daerah rawan.

“Kami mengimbau masyarakat waspada terhadap potensi banjir di bantaran sungai maupun kawasan hilir akibat meluapnya debit air,” kata Sinta.

BACA JUGA:Warga Pinang Banjar Aksi, Soroti Kerusakan Parah Jalan Dampak Proyek Tol Betung–Jambi

BACA JUGA:61 Tahun Menanti Tol Palembang–Jambi, Harapan Warga Akhirnya Mendekati Kenyataan

BMKG secara khusus meminta warga yang tinggal di kawasan pesisir, tepian sungai, dan daerah rawan longsor untuk meningkatkan kesiapsiagaan. Warga diimbau memantau informasi cuaca terkini serta menyiapkan langkah antisipasi jika ketinggian air terus meningkat.

Selain itu, masyarakat juga disarankan untuk mengamankan barang-barang penting dan memastikan saluran drainase di sekitar tempat tinggal tidak tersumbat guna meminimalisir dampak genangan.

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Sumber: