Safari Ramadan 1447 H di Griya Agung, Herman Deru Ajak Sumsel Perkuat Kebersamaan
Safari Ramadan 1447 H di Griya Agung, Herman Deru Ajak Sumsel Perkuat Kebersamaan--
HARIANMUBA.DISWAY.ID – Suasana hangat dan penuh kekhidmatan menyelimuti Griya Agung Palembang saat Pemerintah Provinsi Sumatera Selatan memulai rangkaian Safari Ramadan 1447 Hijriah/2026 Masehi, Rabu (18/2/2026) malam.
Gubernur Sumsel, Herman Deru, secara resmi membuka pengajian Ramadan yang menjadi agenda rutin tahunan tersebut.
Kegiatan ini dihadiri jajaran Forkopimda, pimpinan OPD, BUMN/BUMD, tokoh agama, serta tokoh masyarakat dari berbagai latar belakang.
Dalam sambutannya, Herman Deru menekankan bahwa Safari Ramadan bukan sekadar agenda seremonial, melainkan ruang mempererat ukhuwah dan memperkuat sinergi antara pemerintah dan masyarakat.
BACA JUGA:5 Kota di Sumsel Paling Beruntung Dilintasi Jalan Tol, Palembang Jadi Titik Paling Strategis
BACA JUGA:Pelabuhan New Palembang Didorong PSN, Pemprov Sumsel Perkuat Peran BUMD Lewat Revisi Perda
Menurutnya, bulan suci menjadi momentum refleksi sekaligus memperkokoh kebersamaan di tengah dinamika sosial yang terus berkembang.
“Ramadan adalah kesempatan memperkuat kebersamaan dan membangun komunikasi yang harmonis antara pemerintah dan seluruh elemen masyarakat,” ujarnya.
Ia juga menyampaikan rasa syukur karena masih diberi kesehatan dan kesempatan untuk kembali melaksanakan tradisi Safari Ramadan yang telah diwariskan para gubernur sebelumnya.
Rangkaian pembukaan Safari Ramadan diawali dengan salat Isya berjamaah, kemudian dilanjutkan salat Tarawih bersama sebagai penanda dimulainya agenda keagamaan tersebut.
BACA JUGA:Tol Muara Enim – Lubuk Linggau Pangkas Waktu Mudik Jadi 5 Jam, Jadi Harapan Warga Lubuk Linggau
BACA JUGA:Sinergi Pemprov dan Polda Sumsel Kian Solid, Fokus Jaga Stabilitas dan Dukung Pembangunan
Gubernur berharap seluruh jajaran Forkopimda, instansi vertikal, serta perangkat daerah dapat berpartisipasi aktif mengikuti jadwal Safari Ramadan yang telah ditetapkan.
Terkait adanya perbedaan awal puasa di sebagian masyarakat, Herman Deru mengimbau agar hal tersebut tidak menjadi polemik. Ia menegaskan pentingnya menjaga suasana damai dan saling menghormati.
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber: