Bukan Sekadar Irit, Mitsubishi Xpander Hybrid Tawarkan Sensasi Berkendara Lebih Senyap dan Canggih

Bukan Sekadar Irit, Mitsubishi Xpander Hybrid Tawarkan Sensasi Berkendara Lebih Senyap dan Canggih

Bukan Sekadar Irit, Mitsubishi Xpander Hybrid Tawarkan Sensasi Berkendara Lebih Senyap dan Canggih--

HARIANMUBA.DISWAY.ID,- Pasar otomotif Asia Tenggara mulai bergerak ke arah elektrifikasi. Setelah lebih dulu meluncur di Thailand, Mitsubishi Xpander Hybrid hadir sebagai jawaban atas kebutuhan keluarga modern yang menginginkan kendaraan hemat bahan bakar tanpa meninggalkan kenyamanan dan performa.

Jika sebelumnya segmen Low MPV identik dengan daya angkut dan harga terjangkau, kini standar baru mulai terbentuk: irit, halus, dan ramah lingkungan. Kehadiran Xpander Hybrid menjadi sinyal bahwa mobil keluarga masa depan tak lagi sekadar soal muat tujuh penumpang, tetapi juga pengalaman berkendara yang lebih tenang dan efisien.

Di sektor dapur pacu, Xpander Hybrid memadukan mesin bensin 1.6 liter 4-silinder dengan siklus Atkinson dan motor listrik bertenaga tambahan. Mesin konvensionalnya menghasilkan tenaga sekitar 95–100 hp dengan torsi 134 Nm.

Sementara itu, motor listrik menyumbang tenaga lebih besar di kisaran 114–116 hp dengan karakter torsi instan. Kombinasi ini membuat akselerasi terasa spontan, terutama saat stop-and-go di lalu lintas perkotaan.

BACA JUGA:Operasi Pekat Musi 2026: Polres Muba Ringkus 2 Pengedar, Sabu Puluhan Paket Disita dari Rumah dan Warung Nasi

BACA JUGA:Puasa Tetap Aman, Ini 7 Menu Buka Puasa Ramah Diabetes agar Gula Darah Tetap Stabil

Dalam kondisi tertentu, mobil dapat berjalan menggunakan tenaga listrik murni (EV mode) untuk jarak pendek. Ketika dibutuhkan performa lebih, sistem secara otomatis menggabungkan tenaga mesin dan motor listrik demi menjaga efisiensi sekaligus responsivitas.

Menariknya, penempatan baterai dirancang cermat sehingga tidak memangkas kenyamanan kabin. Konfigurasi tujuh penumpang tetap lega, dengan ruang bagasi yang masih fungsional untuk kebutuhan keluarga.

Tenaga disalurkan melalui transmisi CVT yang dirancang minim hentakan. Karakter berkendara terasa lebih lembut dibanding versi bensin biasa, dengan suara mesin yang lebih senyap.

Pengemudi juga dapat memilih beberapa mode berkendara seperti EV, Normal, dan Charge. Mode EV cocok untuk perjalanan singkat yang membutuhkan keheningan, sedangkan mode Charge memungkinkan pengisian daya baterai saat dibutuhkan.

BACA JUGA:Dibuka Fungsional Mudik Lebaran 2026, Ini Fasilitas di Tol Palembang–Betung

BACA JUGA:Ramadhan 2026, Amalan Sederhana Bernilai Besar yang Dicontohkan Rasulullah SAW

Tak hanya itu, tersedia pula pilihan mode jalan seperti Gravel, Mud, Wet, dan Tarmac. Fitur ini membantu menjaga traksi dan stabilitas di berbagai kondisi jalan, mulai dari aspal kering hingga permukaan licin saat hujan.

Sebagai kendaraan keluarga, aspek keselamatan mendapat perhatian serius. Sistem pengereman regeneratif memungkinkan energi yang terbuang saat deselerasi dikonversi menjadi daya listrik untuk mengisi baterai.

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Sumber: