Box Culvert Retak di Jalan Simpang Talang Siku Makin Parah, Warga Khawatir Ambrol
Box Culvert Retak di Jalan Simpang Talang Siku Makin Parah, Warga Khawatir Ambrol--
HARIANMUBA.DISWAY.ID– Kondisi infrastruktur di Jalan Talang Siku, tepatnya di Simpang Talang Siku, Desa Pinang Banjar, Kecamatan Sungai Lilin, Kabupaten Musi Banyuasin, dilaporkan semakin memprihatinkan.
Kerusakan pada box culvert di lokasi tersebut kini semakin parah dan berpotensi membahayakan pengguna jalan.
Pantauan warga menunjukkan retakan pada struktur box culvert semakin melebar. Selain itu, badan jalan di atasnya juga terus mengalami penurunan sehingga membentuk lubang yang cukup dalam.
Heri, salah satu warga sekitar, mengatakan kerusakan tersebut sudah berlangsung cukup lama namun hingga kini belum ada perbaikan signifikan.
BACA JUGA:Digerebek di Kos Palembang! Terduga Pelaku Penembakan Ditangkap, Polisi Temukan Peluru 9 mm dan Sabu
BACA JUGA:Nuzulul Qur’an di Polda Sumsel, Wakapolda Tekankan Integritas dan Moral Aparat
“Badan jalannya makin turun, sekarang sudah muncul lubang yang cukup dalam,” ujarnya.
Menurutnya, kondisi tersebut kerap membuat pengendara terjebak, terutama bagi pengendara yang melintas pada malam hari atau yang belum mengetahui kondisi jalan.
“Karena tidak ada tanda peringatan sama sekali, jadi banyak kendaraan yang terjebak di lubang itu,” tambahnya.
Warga lainnya, Sudirman, mengaku khawatir kerusakan akan semakin parah apabila tidak segera diperbaiki. Ia menilai keretakan pada box culvert bisa berujung pada ambrolnya badan jalan jika terus dibiarkan.
BACA JUGA:Musran dan Muspanitra 2026 Digelar, Pramuka Sekayu Perkuat Kepemimpinan Generasi Muda
BACA JUGA:TNKS Pastikan Lokasi Warga Tewas di Musi Rawas Masuk Habitat Harimau Sumatera
“Kami berharap ada perhatian dari pihak terkait untuk segera memperbaiki. Kalau dibiarkan, bisa ambrol dan tentu akan mengganggu aktivitas warga yang setiap hari melintas di jalan ini,” katanya.
Jalan Talang Siku sendiri merupakan salah satu akses penting bagi masyarakat di kawasan Sungai Lilin. Selain digunakan warga setempat, jalur ini juga kerap dilalui kendaraan yang mengangkut hasil kebun maupun aktivitas ekonomi lainnya.
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber: