Rekayasa Lalu Lintas Berhasil Urai Kemacetan Parah Jalintim Muba Saat Arus Mudik Lebaran
Rekayasa Lalu Lintas Berhasil Urai Kemacetan Parah Jalintim Muba Saat Arus Mudik Lebaran--
HARIANMUBA.DISWAY.ID — Kemacetan panjang yang sempat menghantui arus mudik Lebaran di Jalan Lintas Timur (Jalintim) wilayah Kecamatan Tungkal Jaya hingga Bayung Lencir, Kabupaten Musi Banyuasin (Muba), akhirnya berhasil diurai.
Setelah penanganan intensif sejak Senin malam (16/3/2026), kondisi lalu lintas pada Selasa (17/3/2026) terpantau kembali ramai lancar.
Sebelumnya, jalur strategis penghubung Sumatera Selatan–Jambi tersebut mengalami kemacetan parah selama tiga hari, sejak 14 hingga 16 Maret 2026. Antrean kendaraan bahkan sempat mengular hingga puluhan kilometer di sejumlah titik rawan.
Langkah tegas berupa penutupan sementara Jalintim dari arah Jambi menuju Sumatera Selatan menjadi kunci utama dalam mengurai kepadatan.
BACA JUGA:Kecelakaan Beruntun di Jalintim Muba, Empat Kendaraan Terlibat Tanpa Korban Jiwa
Selain itu, pengalihan arus ke Jalur Lintas Tengah (Jalinteng) melalui Musi Rawas, Lubuklinggau, hingga Muratara terbukti efektif mengurangi beban kendaraan.
Direktur Lalu Lintas Polda Sumsel, Kombes Pol Maesa Soegriwo, turun langsung memimpin penanganan di lapangan. Sebanyak 40 personel dari Polda Sumsel dikerahkan, dibantu sekitar 150 personel Polres Muba untuk mempercepat normalisasi arus.
“Patroli roda dua kami lakukan secara masif untuk menjangkau titik-titik rawan dan memastikan arus tetap bergerak saat terjadi lonjakan kendaraan,” ujarnya.
Kemacetan dipicu oleh berbagai faktor yang terjadi hampir bersamaan. Mulai dari truk terguling, kendaraan rusak di jalan, hingga aktivitas pasar tumpah yang mempersempit badan jalan.
BACA JUGA:Pemkab Muba Pastikan Mudik Aman: 13 Posko Siaga 24 Jam, Layanan Difokuskan pada Keselamatan Pemudik
BACA JUGA:Khataman Al-Qur’an Serentak, Polda Sumatera Selatan Dorong Kinerja Humanis dan Presisi
Selain itu, kondisi jalan yang bergelombang dengan banyak tanjakan dan turunan membuat kendaraan berat melambat. Lonjakan volume kendaraan saat puncak arus mudik juga memperparah situasi.
Faktor lain yang tak kalah penting adalah rendahnya disiplin pengendara. Banyak kendaraan yang nekat melawan arus, sehingga memperburuk kemacetan dan memperpanjang antrean.
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber: