Puncak Arus Balik di Tol Palembang–Kayuagung Tembus 21 Ribu Kendaraan, Layanan Diperkuat
Puncak Arus Balik di Tol Palembang–Kayuagung Tembus 21 Ribu Kendaraan, Layanan Diperkuat--
HARIANMUBA.DISWAY.ID, — Lonjakan arus balik Lebaran 1447 Hijriah diprediksi mencapai puncaknya pada Selasa, 24 Maret 2026. Volume kendaraan yang melintas di ruas tol strategis ini diperkirakan menembus angka 21.288 kendaraan dalam sehari.
Direktur Utama PT Waskita Sriwijaya Tol, Achmad Jofimar Ali, menyebutkan peningkatan arus kendaraan mulai terasa sejak siang hingga malam hari.
“Hari ini diprediksi menjadi puncak arus balik. Pergerakan kendaraan meningkat signifikan dibanding hari sebelumnya,” ujarnya.
Untuk mengantisipasi lonjakan kendaraan, pengelola tol melakukan penguatan layanan di gerbang tol, khususnya di Gerbang Tol Kramasan.
BACA JUGA:Teror Dini Hari di Palembang: Rumah Warga Dilempar Botol Berisi Bahan Terbakar, Polisi Kejar Pelaku
BACA JUGA:Rest Area Dadakan di Exit Tol Celikah Diserbu Pemudik, Arus Balik Tetap Lancar Meski Ramai
Jumlah gardu satelit ditambah dari empat menjadi enam unit, serta didukung delapan perangkat mobile reader guna mempercepat transaksi dan mengurangi antrean.
Tak hanya itu, tersedia juga layanan isi ulang saldo uang elektronik, layanan perbankan bergerak, hingga penyediaan 5.000 kartu uang elektronik baru bagi pengguna jalan.
Demi menjaga kelancaran dan keselamatan, berbagai sarana operasional juga disiagakan. Mulai dari kendaraan patroli, ambulans, derek, hingga unit rescue.
Sebanyak 42 titik CCTV dipasang di sepanjang ruas tol dengan jarak sekitar satu kilometer per titik, serta didukung tiga unit Variable Message Sign (VMS) untuk memberikan informasi lalu lintas secara real-time.
BACA JUGA:Diduga Korsleting Listrik, Kebakaran Garasi Klinik di Palembang Hanguskan 5 Kendaraan
Seluruh layanan didukung call center dan posko siaga yang beroperasi 24 jam selama periode arus balik.
Fasilitas di Rest Area KM 360 B juga menjadi perhatian. Area ini dilengkapi berbagai sarana seperti SPBU modular, SPKLU fast charging untuk kendaraan listrik, masjid, toilet ramah disabilitas, hingga area UMKM dan tempat istirahat.
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber: