Arus Balik H+5 Tumpah di Tol Cipali, Hujan dan Lonjakan Kendaraan Picu Kepadatan
Arus Balik H+5 Tumpah di Tol Cipali, Hujan dan Lonjakan Kendaraan Picu Kepadatan-Foto: Kris Samiaji/sumateraekspres.id--
HARIANMUBA.DISWAY.ID — Puncak arus balik Lebaran H+5 di ruas Tol Palikanci–Cipali menuju Jakarta, Kamis (26/3/2026), berubah menjadi ujian kesabaran bagi para pemudik. Lonjakan kendaraan yang drastis ditambah hujan dengan intensitas sedang hingga deras membuat lalu lintas tersendat panjang.
Kemacetan terparah terjadi di ruas Tol Cikopo–Palimanan (Cipali), tepatnya dari KM 205 hingga KM 164. Ribuan kendaraan terlihat merayap bahkan beberapa kali berhenti total, menciptakan antrean panjang yang mengular.
Data pengelola tol mencatat lebih dari 56 ribu kendaraan melintas menuju Jakarta dalam sehari. Angka ini melonjak hingga 161,5 persen dibandingkan hari sebelumnya, menandakan puncak arus balik benar-benar terjadi.
Mayoritas kendaraan didominasi mobil pribadi dari wilayah Jawa Tengah dan Jawa Timur yang secara bersamaan mengarah ke ibu kota. Kondisi semakin diperparah oleh pertemuan arus dari jalur Pantura dan jalur selatan yang bertemu di titik-titik tertentu.
BACA JUGA:Waspada Uang Palsu Saat Lebaran 2026, Warga Palembang Mengaku Dapat Uang Mainan dari ATM
Tak hanya di badan jalan, kepadatan juga terjadi di rest area. Sejumlah titik peristirahatan dipenuhi kendaraan hingga harus dilakukan penutupan sementara oleh petugas untuk mencegah penumpukan.
Kebijakan ini justru memunculkan keluhan dari pemudik. Lulu, salah satu pengendara asal Pemalang yang menuju Karawang, mengaku kesulitan mencari tempat untuk beristirahat.
“Sudah capek di jalan, tapi rest area banyak yang ditutup. Jadi bingung harus berhenti di mana,” ujarnya.
Untuk mengurai kepadatan, Korlantas Polri bersama Jasa Marga menerapkan berbagai rekayasa lalu lintas. Salah satunya sistem satu arah (one way) dari KM 188 Cipali hingga KM 70 Tol Jakarta–Cikampek.
BACA JUGA:Honda CB350 Special Edition Hadirkan Rasa Klasik dengan Sentuhan Teknologi Modern
BACA JUGA:Polda Sumsel Pacu SDM Unggul: Loloskan Perwira ke S-2 STIK dan Ganjar Personel Berprestasi
Selain itu, skema contra flow juga disiapkan secara situasional mengikuti kondisi di lapangan. Pemudik pun disarankan memanfaatkan jalur alternatif seperti Pantura maupun jalur selatan guna menghindari kepadatan ekstrem.
Pihak kepolisian turut mengimbau masyarakat untuk lebih cermat merencanakan perjalanan, termasuk memantau kondisi lalu lintas secara real-time dan menjaga kondisi fisik selama berkendara.
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber: