Aryanto Misel mengklaim temuannya ini dapat mengubah air menjadi bahan bakar dengan mengkonversi air menjadi bahan bakar Hidrogen.
Sayangnya, keberangkatan Aryanto ke Italia atas undangan Ducati, Ferrari dan Lamborghini tidak sesuai harapan.
Selama empat hari Aryanto Misel mempresentasikan teknologi Nikuba yang diklaim mampu mengubah air menjadi bahan bakar hidrogen.
BACA JUGA:Ratusan PPPK Guru Formasi 2022 di Muba Masih Menunggu Nomer Induk, Ini Harapannya
BACA JUGA:Ada Kebocoran Pipa Pertamina EP Prabumulih Field, Minyak Mentah Mengaliri Sungai di Kota Prabumul
Akan tetapi Ferrari Cs meminta dirinya untuk merancang Nikuba secara langsung.
Aryanto Misel mengaku sengaja tak membawa Nikuba buatannya karena khawatir pihak perusahaan otomotif asal Italia itu membongkar dan merancang kembali Nikuba.
"Saya ke Italia, nggak bawa Nikuba, kalau bawa Nikuba ya hancurlah saya, karena pasti mereka nanti minta saya bongkar dan membuat kembali Nikuba," tuturnya di Cirebon, dikutip Sabtu, 8 Juli 2023.
Menurut Aryanto, Ferrari dan Lamborghini ternyata sudah menyiapkan alat mirip Nikuba buatan Rumania.
BACA JUGA:Siap-siap, Jembatan Teluk Baru Bakal Dilakukan Sistem Buka Tutup, Ini Penyebabnya
BACA JUGA:Pemuda di Kecamatan Sanga Desa Berharap Digelar Turnamen Sepakbola
Ia terkejut dan kecewa, lantaran ia diminta untuk membongkar dan kembali memperbaiki Nikuba yang diklaimnya berbeda itu.
"Sejenis Nikuba namun sangat berbeda, saya diminta untuk memperbaiki alat tersebut, saya perbaiki," terang Aryanto, dilansir dari Radar Cirebon. (fajar/radarcirebon)