Pengembangan inovasi teknologi seperti penggunaan Intelligence Traffic System, kamera Electronic Traffic Law Enforcement (ETLE) maupun pemasangan Weigh-in-Motion (WIM) untuk pemantauan pengoperasian yang lebih akurat & cepat serta penindakan hukum bekerjasama dengan pihak kepolisian.
BACA JUGA:Angka Terbaru Penderita Ispa di Kota Palembang, Meningkat Dibandingkan Bulan Agustus
BACA JUGA:Sudah Mulai Dibangun, Inilah Desa Terdampak Pembangunan Tol Betung Jambi
“Komitmen kami dalam implementasi GCG ini dapat dilaksanakan mulai dari hal kecil hingga yang menyangkut kebijakan perusahaan dimana pada tahun 2022 skor assessment GCG Hutama Karya dari BPKP meningkat menjadi 86.710%, setelah sebelumnya pada tahun 2020 memperoleh skor 85,642 dengan dapat mempertahankan predikat Sangat Baik,” tambahnya.
Sementara dari sisi konstruksi jalan tol, untuk mewujudkan ekosistem bisnis yang semakin baik, Hutama Karya menerapkan sejumlah prinsip GCG, dengan menerapkan Sistem Manajemen Anti Penyuapan (SMAP) yang telah memperoleh Sertifikat ISO 37001:2016 dan penggunaan Panduan Cegah Korupsi (PAN-CEK) KPK, melakukan 3 lines of defence Manajemen Risiko dalam pembangunan JTTS, serta penerapan Business Judgement Rules (BJR) dalam pengambilan keputusan.
Dalam pengelolaan Penyertaan Modal Negara (PMN), Hutama Karya juga melakukan beberapa upaya untuk tetap menjaga tata kelola perusahaan, antara lain dalam pengajuan PMN.
Hutama Karya berpedoman pada Peraturan Presiden No. 100 Tahun 2014 j.o Peraturan Presiden No. 131 Tahun 2022 dan Peraturan Menteri BUMN Nomor Per-02/MBU/03/2023, secara rutin menyampaikan Laporan penggunaan PMN kepada stakeholder dalam hal ini Menteri BUMN, Menteri Keuangan, dan Menteri PUPR, hingga pemeriksaan PMN oleh BPK dan BPKP yang dilakukan secara berkala.
BACA JUGA:74 Tim Ikuti Turnamen Voli Hikardusa Cup Desa Sukadamai Baru, Sekaligus Peresmian Nama Lapangan
BACA JUGA:Berikut Ini Link Pengumuman Rekrutmen Calon Peserta Pelatihan Subsektor Industri Migas, Buruan Cek!
Adapun sebagai upaya transparansi, Hutama Karya rutin mengumumkan informasi terkait pengadaan, memastikan seluruh masyarakat dapat mengetahui progres terkini proyek, dan mengoptimalkan produk kreatif terkait proyek, salah satunya melalui video Dibalik Pagar Proyek yang ditayangkan di media sosial resmi perusahaan.
Untuk kondisi terkini jalan tol, Hutama karya menghimbau kepada seluruh pengguna jalan untuk selalu mematuhi ketentuan dan tata tertib yang berlaku di jalan tol, serta memastikan kecukupan saldo UE sebelum memasuki gerbang tol.
Apabila pengguna jalan lupa untuk mengisi saldo kartu Uang Elektronik (UE), dapat menggunakan aplikasi HK Toll Apps yang dimiliki oleh Hutama Karya dimana terdapat fitur Cek Saldo UE dan juga dapat melakukan Top up saldo UE.
Selain itu, agar pengguna jalan tol dapat berkendara dengan kecepatan minimum dan maksimum sesuai yang dipersyaratkan dan tidak menggunakan bahu jalan kecuali dalam keadaan darurat.
BACA JUGA:Ada Nama Kasatreskrim Muba, Berikut Daftar Pama Polda Sumsel yang Dimutasi
BACA JUGA:Mau Liburan Akhir Tahun ke Danau Toba, Bisa Lebih Cepat Semenjak Ada Tol Trans Sumatera
Segera beristirahat apabila merasa mengantuk serta untuk selalu mematuhi protokol kesehatan yang berlaku dimanapun berada. Apabila pengguna jalan tol mengalami atau melihat tindak kejahatan yang ada di jalan tol agar segera melapor ke Call Centre masing-masing ruas tol.