4. Pola Makan
Jenis makanan yang diberikan kepada bayi juga memengaruhi pola buang air besar. ASI mengandung nutrisi alami dan serat yang mudah dicerna, sehingga cenderung mencegah konstipasi. Di sisi lain, formula susu mungkin memiliki komposisi yang kurang serat, yang dapat menyulitkan bayi untuk BAB.
BACA JUGA:Hadirnya Ruas Tol Trans Sumatera, Medan - Danau Toba Makin Dekat, Hanya 1,5 Jam
Tips Perawatan dan Pencegahan Bayi Susah BAB
1. ASI dan Air Putih
Berikan bayi ASI sesuai kebutuhan, dan jika bayi telah mencapai usia 6 bulan, berikan juga air putih untuk menjaga hidrasi dan mencegah konstipasi.
2. Pijatan Perut
Pijatan perut lembut dapat membantu merangsang gerakan peristaltik dan meningkatkan frekuensi BAB. Pastikan lingkungan nyaman sebelum memijat bayi.
3. Mandi dengan Air Hangat
Mandikan bayi dengan air hangat, yang membantu melembapkan feses dalam usus dan memudahkan pengeluaran feses.
4. Aktivitas Fisik
Jika bayi sudah mampu merangkak atau duduk, ajak bayi untuk bergerak. Aktivitas fisik dapat membantu feses bergerak lebih lancar.