Mobil berukuran besar, misalnya neberapa jenis mobil mungkin kesulitan melewati jalan-jalan kecil yang direkomendasikan oleh aplikasi.
Di sisi lain, mobil listrik Air ev menawarkan solusi yang cocok untuk mengatasi tantangan ini.
Dengan ukuran yang compact, Air ev mudah untuk dikendalikan di jalan raya yang sempit dan padat.
BACA JUGA:Mengapa Orang Korea dan Jepang Nggak Bau Ketek? Berikut Alasannya
BACA JUGA:Modal Rp 90 Juta Pengen Punya Mobil Baru? Bisa Banget, Ini 5 Mobil yang Bisa Anda Beli
Kelebihan ini membuatnya sangat sesuai untuk melalui jalan-jalan yang mungkin sulit dilalui oleh mobil berukuran besar.
Selain itu, keunggulan dalam akselerasi, seperti 0-50 km/jam dalam 5,6 detik untuk tipe Standard Range dan 0-50 km/jam dalam 4,9 detik untuk tipe Long Range, menjadikan mobil listrik ini pilihan yang efisien dan gesit di tengah hiruk-pikuk jalan raya.
5. Keakuratan Posisi
Keakuratan lokasi pengguna dibagi menjadi tiga tingkat, yaitu rendah, sedang, dan tinggi. Anda dapat menggunakan fungsi kalibrasi untuk mengatur akurasi lokasi menjadi tinggi agar mendapatkan informasi yang lebih akurat.
BACA JUGA:Kecamatan Sungai Lilin Akan Ada SMP Unggulan, Kira-Kira Sekolahnya Dimana
BACA JUGA:Mengapa Golput Bukan Pilihan? Ini 5 Alasan Pentingnya Partisipasi dalam Pemilu
Penyesuaian ini dapat membantu menghindari risiko nyasar yang disebabkan oleh ketidakakuratan posisi.
6. Tidak Memeriksa Rute Secara Cermat
Beberapa pengguna mungkin terburu-buru dan tidak memeriksa rute secara cermat sebelum memulai perjalanan.
Hal ini dapat menyebabkan kebingungan dan tersesat di jalan yang tidak diinginkan. Selain itu, beberapa pengguna juga mungkin tidak sepenuhnya memahami cara kerja algoritma Google Maps.
BACA JUGA:Tips Untuk Menghemat Penggunaan Daya Smartphone