Ratusan Kerbau di OKI Mati Mendadak, Ini Dugaan Penyebabnya

Senin 15-04-2024,06:37 WIB
Editor : Dodi

Adapun jumlah kematian ternak kerbau sampai dengan Sabtu 13 April 2024 sebanyak 431 ekor kerbau. Terdapat di Kecamatan Pangkalan Lampam dan Pampangan. 

BACA JUGA:Dalam Rangka Suasana Lebaran Idul Fitri, Polsek Lalan Silahturahmi ke Ponpes

BACA JUGA:Pj Bupati Apriyadi Warning Pegawai Jangan Tambah Libur

Meluasnya penularan ini terjadi karena bangkai ternak kerbau yang terlambat diketahui saat digiring ke kandang per seminggu atau lebih, pemotongan ternak yang sakit di sekitar lokasi kandang, pemindahan ternak dari daerah tertular ke daerah steril. Juga lintas penjualan kerbau yang intens

Dedi, tetap menghimbau agar para peternak tetap memvaksinasi peliharaannya karena tidak ada efek samping pasca vaksinasi. 

Juga meminta peternak untuk melakukan tindakan mitigasi supaya penyakit itu tidak menulari hewan ternak lainnya. 

"Upaya mitigasi tersebut di antaranya seperti memaksimalkan kebersihan kandang, menjaga pakan, pemberian multivitamin dan semacamnya untuk meningkatkan daya tahan tubuh ternak," pungkasnya. (*) 

 

 

 

 

Kategori :