Mengkonsumsi Roti Tawar Putih Berlebihan Bisa Menimbulkan Gangguan Kesehatan

Rabu 29-05-2024,10:05 WIB
Editor : Dodi

4. Menggunakan pemutih

Untuk membuat roti tawar putih tampak cerah dan tidak kusam, produsen sering kali menggunakan zat pemutih, seperti kalium bromat, azodicarbonamide, dan gas chlorine dioxide.

Namun, beberapa negara telah melarang penggunaan zat pemutih pada tepung karena dapat menyebabkan gangguan kesehatan.

BACA JUGA:Bagaimana Hukum Belum Akikah Tapi Ingin Berkurban? Berikut Penjelasannya

BACA JUGA:Selain Lezat, Buah Alpukat Juga Bisa Mengontrol Kadar Gula Darah dan Menjaga Kesehatan Jantung

5. Memengaruhi suasana hati

Telah dijelaskan sebelumnya bahwa dampak konsumsi roti tawar putih dapat meningkatkan kadar gula darah dalam tubuh.

Tak hanya risiko terkena diabetes, kadar gula yang tinggi dalam tubuh juga dapat memicu lonjakan energi yang memengaruhi suasana hati, termasuk gangguan kecemasan dan depresi.

Tips Memilih Roti Tawar

BACA JUGA:Ternyata Linda Bukan Sahabat Dekat Vina, Berikut Pernyataan Linda Setelah Diperiksa Polisi

BACA JUGA:Simpan Sabu Seberat 93,35 gram, Oknum Polisi di Muratara Ditangkap

Setelah mengetahui berbagai dampak konsumsi roti tawar putih di atas, Anda bisa mengonsumsi roti tawar dari biji-bijian utuh atau gandum utuh karena mengandung lebih banyak nutrisi yang bermanfaat untuk tubuh.

Roti tawar dari gandum utuh mengandung protein yang lebih tinggi, rendah lemak, bebas kolesterol, serta kaya akan serat, mineral, vitamin, dan antioksidan.

Namun, jangan langsung termakan label pada kemasan roti tawar. Jika tertulis, terbuat dari biji-bijian utuh, sebaiknya lihat lagi bahan yang digunakan dengan lebih cermat.

Ada sebagian roti tawar yang mengklaim terbuat dari biji-bijian utuh, tetapi sebenarnya tetap menggunakan tepung dengan karbohidrat sederhana sebagai bahan utama.

BACA JUGA:Kawasaki Z650RS 2024, Motor Sport Retro 650 cc Terbaru di Pasar Jepang

Kategori :