Namun tidak semua ruas mengalami peningkatan. Tol Bengkulu – Taba Penanjung justru mencatat penurunan trafik sebesar 7,05 persen menjadi 1.900 kendaraan, sementara Tol Padang – Sicincin turun 13,89 persen dengan jumlah 2.857 kendaraan.
BACA JUGA:Masjid Amanah di Polsek Merapi Barat Jadi Tempat Ibadah dan Singgah Pemudik
BACA JUGA:Kwarcab Pramuka Muba Matangkan Kontingen Jambore Daerah Sumsel 2026
Selain ruas yang telah beroperasi penuh, Hutama Karya juga mengoperasikan sejumlah ruas tol secara fungsional selama periode mudik.
Pada 14 Maret 2026, Tol Sigli – Banda Aceh Seksi 1 (Seulimeum – Padang Tiji) yang dibuka secara fungsional dilalui 3.418 kendaraan. Sementara Tol Palembang – Betung ruas Kramasan – Pangkalan Balai mencatat 5.409 kendaraan.
Secara keseluruhan, trafik kendaraan pada ruas tol fungsional tersebut mencapai 8.827 kendaraan.
Melihat tren peningkatan kendaraan yang mulai terjadi, Hutama Karya mengimbau masyarakat untuk merencanakan perjalanan dengan baik agar perjalanan mudik tetap aman dan nyaman.
BACA JUGA:Pulang Kampung Saat Ramadan, Bupati Muba Gelar Buka Puasa dan Berbagi Bantuan di Sungai Angit
BACA JUGA:Pulang Kampung Saat Ramadan, Bupati Muba Gelar Buka Puasa dan Berbagi Bantuan di Sungai Angit
Pengguna jalan diminta mematuhi rambu lalu lintas, menjaga batas kecepatan, serta memastikan kondisi kendaraan dan pengemudi dalam keadaan prima sebelum melakukan perjalanan jauh.
Pengendara juga diingatkan untuk memanfaatkan rest area apabila merasa lelah atau mengantuk agar dapat beristirahat sebelum melanjutkan perjalanan.
Hutama Karya menegaskan komitmennya untuk menjaga kelancaran arus lalu lintas di Jalan Tol Trans Sumatera melalui kesiapan petugas, fasilitas pendukung, serta koordinasi dengan berbagai pihak terkait.
Masyarakat juga dapat memantau kondisi lalu lintas secara real time melalui akun resmi media sosial Hutama Karya Toll Road maupun aplikasi HK Toll Apps yang menyediakan informasi operasional jalan tol selama periode mudik.