Kapolda Sumsel: Polisi Harus Siap Dikritik, Masyarakat Adalah ‘Juragan’ Utama

Kamis 02-04-2026,13:35 WIB
Reporter : Dodi
Editor : Dodi

HARIANMUBA.DISWAY.ID, — Kapolda Sumatera Selatan, Irjen Pol Sandi Nugroho, menegaskan paradigma baru dalam pelayanan kepolisian: masyarakat adalah “juragan” yang harus dilayani, didengar, dan menjadi penilai utama kinerja aparat.

Penegasan tersebut disampaikan dalam agenda rutin Coffee Morning bersama para Pejabat Utama (PJU) di Ruang Transit Gedung Presisi Polda Sumsel, Kamis (2/4/2026) pagi.

Dalam arahannya, Kapolda menekankan bahwa keberhasilan tugas kepolisian tidak cukup diukur dari penilaian internal semata, melainkan harus dilihat dari perspektif masyarakat.

“Boleh saja kita merasa sudah bekerja baik, tapi yang menentukan adalah masyarakat. Mereka adalah juragan kita,” tegasnya.

BACA JUGA:Pemkab Muba Jemput Bola ke Kemendagri, Dorong Inovasi Daerah Selaras Program Nasional

BACA JUGA:Cegah Anemia Sejak Dini, Pemkab Muba Gencarkan Aksi Bergizi di Kalangan Pelajar

Untuk itu, Kapolda meminta seluruh jajaran mengubah pola pikir dan budaya kerja, terutama dengan membuka diri terhadap kritik. Ia menilai kritik dari masyarakat justru menjadi bahan evaluasi penting untuk memperbaiki pelayanan kepolisian.

Sebagai langkah konkret, Polda Sumsel akan mengundang berbagai elemen masyarakat secara bertahap dalam forum diskusi terbuka. Mulai dari komunitas umum hingga kelompok yang selama ini dikenal kritis terhadap institusi Polri.

“Kita tidak boleh anti kritik. Bahkan kelompok yang sering mengkritik akan kita undang. Itu adalah cermin bagi kita,” ujarnya.

Dalam forum tersebut, Kapolda juga menginstruksikan Direktorat Intelijen Keamanan (Ditintelkam) untuk memfasilitasi pertemuan tatap muka antara polisi dan masyarakat, guna memperkuat komunikasi dua arah.

BACA JUGA:Kasus Siswa SD Simpang Kurun Muba Dimediasi Ulang, Orang Tua Diberi Opsi Pindah Sekolah

BACA JUGA:CCTV Jadi Kunci, Polisi Ungkap Motif Penusukan Maut di SPBU Punti Kayu Palembang

Menurutnya, pendekatan humanis dan keterbukaan akan membantu meredam potensi konflik sejak dini, sekaligus membangun kepercayaan publik terhadap institusi Polri.

Sementara itu, kegiatan Coffee Morning juga diisi dengan paparan dari Kepala Biro Logistik (Karolog) Polda Sumsel, Kombes Pol Budi Santosa, yang memaparkan optimalisasi dukungan logistik bagi personel di lapangan.

Kapolda menegaskan bahwa seluruh kesiapan sarana dan prasarana harus bermuara pada peningkatan kualitas pelayanan kepada masyarakat.

Kategori :