Bahas Penanganan Karhutla, Bupati Muba Toha Tohet Terima Kunjungan Perwira Siswa Seskoad

Jumat 06-11-2026,07:38 WIB
Reporter : Dodi
Editor : Dodi

HARIÀNMUBA.DISWAY.ID– Upaya memperkuat penanganan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Kabupaten Musi Banyuasin (Muba) terus menjadi perhatian pemerintah daerah bersama jajaran TNI. Salah satunya melalui penguatan koordinasi dan sinergi lintas sektor dalam menghadapi ancaman bencana karhutla.

Komitmen tersebut terlihat saat Bupati Muba H. M. Toha Tohet, S.H., menerima kunjungan kerja rombongan Perwira Siswa Sekolah Staf dan Komando Angkatan Darat (Seskoad) di Guest House Griya Bumi Serasan Sekate, Kamis (5/11/2026).

Bupati didampingi Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Setda Muba H. Ardiansyah, S.E., M.M., Ph.D., CMA, Kepala BPBD Muba Marko Susanto, S.STP., M.Si., serta Plt. Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Muba Daud Amri, S.H.

Rombongan Seskoad dipimpin Kolonel Inf. UN Wahyu Nugroho. Pertemuan tersebut membahas berbagai upaya pencegahan, penanganan, dan mitigasi karhutla agar kejadian serupa tidak kembali menimbulkan dampak luas bagi masyarakat maupun lingkungan.

BACA JUGA:Tol Palembang–Betung Ditargetkan Fungsional Saat Nataru 2026/2027, Progres Pembangunan Tembus 87,18 Persen

BACA JUGA:Sempat Hilang Saat Memancing Udang, Warga Sukadamai Baru Ditemukan Tewas Mengapung di Sungai Dawas

Dalam kesempatan itu, Kolonel Inf. UN Wahyu Nugroho menyampaikan apresiasi atas sambutan Pemerintah Kabupaten Muba. Ia menjelaskan, kunjungan tersebut merupakan tindak lanjut instruksi Presiden melalui Panglima TNI untuk memberikan perhatian terhadap upaya penindakan dan pencegahan karhutla.

Sebelumnya, rombongan juga telah melakukan peninjauan lapangan di Kecamatan Plakat Tinggi guna melihat kondisi serta persoalan karhutla di wilayah Muba.

Menurut Wahyu, kebakaran hutan dan lahan dapat dipicu berbagai faktor, baik kondisi alam maupun aktivitas manusia yang disengaja. Dampaknya tidak hanya dirasakan masyarakat di sekitar lokasi kebakaran, tetapi juga berpotensi meluas hingga ke negara tetangga.

“Banyak faktor yang memicu karhutla, mulai dari alam hingga unsur kesengajaan manusia. Dampaknya pun sangat luas, tidak hanya dirasakan masyarakat lokal tetapi juga hingga ke negara tetangga,” ujarnya.

BACA JUGA:Semarak HUT ke-69 Bank Sumsel Babel, Hj Patimah Toha Ajak Masyarakat Terapkan Pola Hidup Sehat

BACA JUGA:Pulihkan Alam Pascakarhutla, Pemkab Muba Bersama TNI-Polri dan Ansor Tanam 1.000 Pohon Mahoni

Ia menilai edukasi kepada masyarakat menjadi salah satu langkah penting untuk mencegah terjadinya kebakaran. Karena itu, diperlukan kerja sama berkelanjutan antara pemerintah pusat, pemerintah daerah, TNI, dan masyarakat.

Pada pertemuan tersebut, Kepala BPBD Muba Marko Susanto memaparkan perkembangan penanganan karhutla di wilayah Kabupaten Musi Banyuasin.

Berdasarkan data yang disampaikan, lebih dari 350 titik panas atau hotspot sempat terpantau di sejumlah kecamatan. Wilayah yang menjadi perhatian antara lain Lais, Babat Supat, Tungkal Jaya, dan Sekayu.

Kategori :