Marak Peredaran Oli Palsu, Ini Tips Membedakan Oli Mesin Asli dan Palsu
Ilustrasi--
BACA JUGA:Pemerintah Resmi Tetapkan Hari Raya Iduladha 17 Juni, Semoga Serentak
3. Overheating Mesin
Oli palsu juga dapat memiliki titik nyala yang lebih rendah, yang berarti oli akan mudah teroksidasi dan menghasilkan panas berlebihan.
Overheating mesin dapat merusak komponen-komponen kritis dan mengakibatkan kegagalan mesin.
4. Peningkatan Konsumsi Bahan Bakar
BACA JUGA:Warga Babat Toman Blusukan Beli Hp Rongsokan, Diolah Hingga Menghasilkan Emas
BACA JUGA:Duel Maut di Empat Lawang, Satu Orang Meninggal Dunia
Oli palsu cenderung memiliki viskositas yang tidak stabil, yang dapat mengakibatkan peningkatan konsumsi bahan bakar.
Hal ini dapat berdampak pada efisiensi kendaraan dan meningkatkan biaya operasional secara keseluruhan.
5. Risiko Kecelakaan
Mesin kendaraan yang tidak berfungsi dengan baik akibat penggunaan oli palsu dapat meningkatkan risiko kecelakaan.
BACA JUGA:Puluhan Tempat Penyulingan Minyak di Bongkar, Warga Berharap Ada Perhatian Pasca Penutupan
BACA JUGA:Richard Cahyadi Ditunjuk Jabat Plt Kadis PMD Muba
Kerusakan mesin yang tidak terduga dapat menghancurkan kendali kendaraan dan berpotensi membahayakan pengemudi dan penumpang.
Dalam mengejar performa terbaik dan menjaga kesehatan mesin kendaraan, pemilihan oli yang tepat menjadi kunci utama.
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber: