Kecelakaan di Kepahiang Periode Januari -September, 20 Tewas, 46 Luka-luka

Slah satu korban tewas kecelakaan di Kepahiang beberapa waktu lalu.----
KEPAHIANG,HARIANMUBA - Kecelakaan lalu lintas di Kepahiang Provinsi Bengkulu menelan korban jiwa hingga 20 orang tewas.
Namun ini bukan dalam sekali kejadian melainkan dari Januari - September 2022 ini.
Ini berdasarkan data yang didapatkann Satlantas Polres Kepahiang Polda Bengkulu.
Terdapat 40 kasus kecelakaan di Kepahiang. Dari jumlah kasus tersebut diketahui kalau kasus kecelakaan di Kepahiang ini, melibatkan sedikitnya 60 orang yang berstatus sebagai pengemudi dan penumpang.
Dari jumlah itu pula diketahui kalau kasus kecelakaan di Kepahiang ini sudah menelan korban yang cukup banyak, yakni 20 orang tewas (Data lengkap lihat di bawah).
Kasus kecelakaan di Kepahiang ini terjadi paling banyak Agustus 2022 lalu, yakni 6 kasus kecelakaan. Keenam kasus kecelakaan di bulan peringatan kemerdekaan Republik Indonesia (RI) ini pula, jumlah korban kecelakaan tewas paling tinggi di Kabupaten Kepahiang sepanjang 2022. Yakni 5 orang dinyatakan meninggal dunia.
Kapolres Kepahiang, AKBP. Yana Supriatna, S.IK, M.Si melalui Kasat Lantas, Iptu. Bole Susanja, S.Sos menerangkan jika sepanjang Januari - September rutin terjadi kecelakaan di Kepahiang. Mirisnya sepanjang Januari - September ini pula menurut Bole, selalu ada korban kecelakaan yang meninggal dunia.
"Angka kasus Kecelakaan tertinggi 2022 ini terjadi Agustus dengan jumlah korban tewas sebanyak 5 orang," ujar Bole.
Terkait angka kerugian materil yang ditimbulkan, Bole mengungkapkan kalau pihaknya sudah melakukan perhitungan. Hasilnya dari 40 kasus kecelakaan di Kepahiang ini, kerugian materil yang ditimbulkan mencapai Rp 97 juta.
"Untuk angka kerugian tertinggi terjadi pada bulan Februari dengan kerugian mencapai Rp 30,5 juta," bebernya.
Sementara itu dari seluruh kasus kecelakaan di Kepahiang ini, ada 1 perkara yang sudah P21 dan sudah penetapan tersangka. Merujuk pada data ini pula, Satlantas membeberkan bahwa total, ada sebanyak 40 kasus laka yang mana dari jumlah ini ada sebanyak 66 orang (pengemudi dan penumpang) yang menjadi korban.
"Ada 20 orang tewas, 23 luka berat dan 23 lainnya mengalami luka ringan," pungkasnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
Sumber: