Penurunan Angka Kemiskinan Ekstrem di Muba Paling Masif se-Sumsel

Penurunan Angka Kemiskinan Ekstrem di Muba Paling Masif se-Sumsel

Angka kemiskinan di Muba--

HARIANMUBA.COM- Penurunan Angka Kemiskinan Ekstrem di Muba Paling Masif se-Sumsel.

Capaian positif Pemerintah Kabupaten Muba dibawah kepemimpinan Pj Bupati Apriyadi Mahmud patut diacungi jempol. 

Pasalnya, di tangan dingin Apriyadi berhasil menurunkan angka kemiskinan ekstrem yang sangat drastis. 

Tak tanggung-tanggung, Pj Bupati Apriyadi Mahmud bersama stakeholder terkait berhasil menurunkan angka kemiskinan di tahun 2023 menjadi 0.68 persen dari sebelumnya di tahun 2022 4.74 persen. 

BACA JUGA:Ingin Usaha Anda Lancar dan Berkah? Yuk Ikuti Tips Ini

BACA JUGA:Pemkab Muba Akan Rekrutmen 8 Ribu CPNS dan PPPK, Sebagian Besar Tenaga Teknis, Ini Harapan Para Honorer

"Ya, dari seluruh daerah di Sumsel, Kabupaten Muba yang paling masif penurunan angka kemiskinan ekstremnya menyentuh angka 0.68 persen dari 4.74 persen," ungkap Plt Kepala Bappeda Muba, Sunaryo SSTP MM.

Menurutnya, masifnya penurunan angka kemiskinan ekstrem di Muba tersebut tidak terlepas dari bantuan yang menyasar atau menyentuh langsung masyarakat pra sejahtera kategori ekstrem yang sejak satu tahun belakangan sangat digencarkan Pj Bupati Apriyadi Mahmud. 

"Ya, salah satunya program Bantu Umak. Program ini juga diakui Pemerintah Pusat sangat efektif menurunkan angka kemiskinan ekstrem di Muba, bahkan Muba mendapatkan reward insentif fiskal yang diserahkan langsung oleh bapak Wakil Presiden KH Ma'ruf Amin kepada pak Bupati Apriyadi," jelas Sunaryo. 

Sementara itu, Kepala Dinkominfo Muba Herryandi Sinulingga AP membenarkan hal tersebut.

BACA JUGA:Cantik dengan Mesin 109,51 Cc, Begini Spesifikasi Lengkap Honda Activa 7G

BACA JUGA:Waspada, Ini Dampak dan Bahayanya Berbuka Puasa dengan Minuman Es

Ia mengungkapkan penurunan angka kemiskinan Muba yang masif se-Sumsel tersebut tertuang berdasarkan Surat dari Kementerian Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Kemenko PMK) Surat bernomor B-464/16/D-I/KPS.01.00/02/2024. 

"Dalam surat tersebut angka kemiskinan di Muba yang paling masif turun drastis dari 4.74 persen menjadi 0.68 persen," ujarnya. 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Sumber: