Lapak Pinggir Jalintim Ramai, Didalam Pasar Sungai Lilin Malah Sepi
Lapak Pinggir Jalintim Ramai, Didalam Pasar Sungai Lilin Malah Sepi--
HARIANMUBA.DISWAY.ID – Aktivitas jual beli di Pasar Sungai Lilin kian memprihatinkan.
Alih-alih ramai di dalam area pasar, justru para pedagang lebih memilih membuka lapak di sepanjang Jalan Lintas Timur (Jalintim) Palembang–Jambi.
Kondisi ini membuat suasana pasar di dalam gedung terlihat lengang.
Seorang warga, Ida, mengungkapkan bahwa faktor kenyamanan menjadi alasan utama pengunjung enggan masuk.
BACA JUGA:Pemkab Muba Jajaki Pengembangan Kawasan Transmigrasi Bersama Kementerian Transmigrasi
“Di dalam pasar jalannya becek dan bau. Jadi banyak pembeli malas masuk, pedagang pun ikut berjualan di luar,” jelasnya.
Fenomena ini berdampak langsung pada peningkatan jumlah pedagang kaki lima di pinggir jalan. Ida menyebutkan, dari hari ke hari jumlahnya semakin bertambah.
Banyaknya pedagang yang berjualan di bahu jalan membuat lalu lintas Jalintim sering tersendat.
Kondisi tersebut dikeluhkan pengguna jalan, salah satunya Herwan, seorang pengendara yang rutin melintas.
BACA JUGA:Muba Siap Jalani Penilaian Kabupaten Sehat 2025, Targetkan Raih Swasti Saba Wistara
BACA JUGA:APBD Perubahan Muba 2025 Disepakati, Anggaran Naik Jadi Rp 4,34 Triliun
“Selain mengganggu arus lalu lintas, sekarang jadi terlihat kumuh karena sampah sisa dagangan menumpuk di pinggir jalan,” keluhnya.
Warga berharap pemerintah setempat segera mengambil langkah tegas untuk menata pedagang agar kembali berjualan di dalam area pasar.
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber: