Dua Kecamatan di Muba Dipersiapkan Jadi Pusat Perkotaan Baru

Dua Kecamatan di Muba Dipersiapkan Jadi Pusat Perkotaan Baru

--

 

 

 

JAKARTA,HARIANMUBA.COM- Dua kecamatan di Kabupaten Muba dipersiapkan menjadi pusat kota baru.

Kedua kecamatan tersebut adalah Bayung Lencir dan Babat Toman.

Hal itu dikarenakan Pertumbuhan perekonomian yang sangat pesat di dua Kecamatan tersebut.

Pemkab Muba telah melakukan penyusunan RDTR WP Bayung Lencir dan Penyusunan RDTR WP Babat Toman yang telah dilakukan sejak tahun 2021 lalu. 

Pj Bupati H. Apriyadi Mahmud memimpin langsung Rapat Koordinasi Lintas Sektor Dalam Rangka Ranperkada Tentang RDTR Kawasan Perkotaan dua kecamatan ini.

Rapat ini berlangsung di Jakarta bersama Staf Ahli Menteri ATR/BPN Bidang Pengembangan Kawasan Dwi Hardiyawan dan OPD terkait. 

"Tujuannya untuk mewujudkan pertumbuhan kabupaten yang maju berbasis sektor-sektor ekonomi tangguh, berdaya saing, melalui pengembangan sektor-sektor pertambangan, pertanian dan perkebunan didukung keterpaduan sistem sarana dan prasarana wilayah yang berwawasan lingkungan," ujar Apriyadi. 

Ia menjelaskan, luas wilayah perencanaan di perkotaan Bayung Lencir 4.011,65 Ha, dimana kawasan perkotaan Bayung Lencir merupakan pusat pertumbuhan utama khususnya di bidang kegiatan ekonomi bagian utara kabupaten Muba.

Wilayah ini juga merupakan pintu masuk perbatasan Kabupaten Muba dengan Provinsi Jambi dan secara umum merupakan perbatasan antara provinsi Jambi dengan Sumatera Selatan. 

"Adapun isu potensi pengembangan kawasan perkotaan Bayung Lencir diantaranya, menjadi simpul strategis dimana Kawasan Perkotaan Bayung Lencir dilalui Jalan Arteri Primer jalan Nasional," urainya. 

Lanjut Apriyadi, adanya rencana infrastruktur strategis yaitu rencana jaringan jalan tol lintas Sumatera trase Betung (Simpang Sekayu) – Tempino – Jambi. Terdapatnya potensi sektor petambangan di sekitar wilayah perencanana yaitu minyak dan gas. Terdapat Pelabuhan Sungai dan Danau di Kecamatan Bayung Lencir.

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Sumber: