Perpustakaan Desa Bukit Jaya Jadi Role Model TPBIS Sumsel 2026
Perpustakaan Desa Bukit Jaya Jadi Role Model TPBIS Sumsel 2026, Buktikan Literasi Bisa Tingkatkan Kesejahteraan--
BACA JUGA:Viral di TikTok, Sound Shopee 9.9 x Naykilla & Tenxi Dipakai Ribuan Video
Sementara itu, pengembangan Pojok Baca di PAUD KB Flamboyan dan Perpustakaan Sekolah Ramah Anak di SD Negeri Bukit Jaya menjadi langkah untuk memperluas akses literasi bagi anak-anak sejak usia dini.
Rangkaian kegiatan tersebut memperlihatkan bahwa perpustakaan desa dapat berkembang menjadi ruang belajar bersama yang memberikan manfaat lebih luas, mulai dari pendidikan anak hingga pemberdayaan masyarakat.
Untuk menjaga keberlanjutan program TPBIS, Perpustakaan Desa Bukit Jaya menekankan pentingnya membangun kepercayaan masyarakat sebagai fondasi utama pengelolaan perpustakaan.
Pengelolaan perpustakaan, dalam praktiknya, bukan hanya berkaitan dengan koleksi buku dan fasilitas yang tersedia. Lebih dari itu, perpustakaan perlu memahami kebutuhan warga dan menghadirkan kegiatan yang sesuai dengan kondisi masyarakat.
BACA JUGA:Respon Cepat Dampak Karhutlah, PHE Jambi Merang Bagikan Masker Gratis ke Warga
Langkah tersebut dilakukan dengan melibatkan masyarakat dalam berbagai kegiatan, membangun komunikasi yang baik, memahami kebutuhan warga, serta menjalankan program yang memberikan manfaat secara langsung.
Prinsip kebersamaan ini menjadi bagian penting dalam menjaga agar perpustakaan tetap aktif dan relevan bagi masyarakat.
“Perpustakaan desa adalah milik bersama, maka membangunnya juga perlu dilakukan bersama.”
Pesan tersebut menegaskan bahwa keberhasilan perpustakaan tidak hanya ditentukan oleh pengelolanya, tetapi juga oleh keterlibatan masyarakat dan dukungan berbagai pihak.
BACA JUGA:Tim Gabungan dan Perusahaan Bahu-Membahu Jinakkan Karhutla di Sungai Lilin Jaya
BACA JUGA:Diduga Edarkan Sabu, Pria 26 Tahun di Sungai Lilin Diamankan Polres Muba, 34 Paket Disita
Melalui pengalaman yang dibagikan dalam pertemuan tingkat provinsi tersebut, Perpustakaan Desa Bukit Jaya menunjukkan bahwa penguatan literasi dapat dimulai dari lingkungan terdekat. Dengan sinergi dan kolaborasi yang berkelanjutan, perpustakaan desa berpotensi menjadi ruang tumbuhnya pengetahuan, keterampilan, dan kesejahteraan masyarakat.
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber: