Pemkab Muba Gelar Rakor Pemberantasan Korupsi, Targetkan Peningkatan MCP di 2025

Pemkab Muba Gelar Rakor Pemberantasan Korupsi, Targetkan Peningkatan MCP di 2025

Pemkab Muba Gelar Rakor Pemberantasan Korupsi, Targetkan Peningkatan MCP di 2025--

HARIANMUBA.DISWAY.ID – Pemerintah Kabupaten Musi Banyuasin (Muba) menggelar Rapat Koordinasi (Rakor) Program Pemberantasan Korupsi Terintegrasi Tahun 2025 di Ruang Rapat Serasan Sekate, Sekretariat Daerah Muba, Kamis (25/9/2025).

Rakor dipimpin langsung Bupati Muba H. M. Toha Tohet, SH bersama Wakil Bupati Kiyai Rohman, serta dihadiri jajaran pejabat daerah dan tim KPK RI, termasuk Kasatgas Korsub Wilayah II KPK Untung Wicaksono dan PIC Wilayah Sumsel Norce Sitanggang.

Dalam arahannya, Bupati Toha menegaskan pentingnya forum tersebut sebagai wujud komitmen Pemkab Muba dalam memperkuat tata kelola pemerintahan yang bersih.

“Acara ini menjadi momentum penting untuk memastikan program pemberantasan korupsi terintegrasi berjalan maksimal di Kabupaten Muba. Kami juga mengapresiasi dukungan KPK yang terus memberikan pendampingan,” ujarnya.

BACA JUGA:Apdesi Sungai Lilin Gelar Pertemuan Rutin di Desa Linggosari

BACA JUGA:Herman Deru Ajak Pelajar Sumsel Tumbuhkan Percaya Diri Lewat Cerdas Cermat Empat Pilar

Toha mengungkapkan capaian Monitoring Center for Prevention (MCP) Muba per 24 September 2025 berada di angka 41,16 persen, menempatkan Muba di posisi ketiga di Sumsel dan peringkat 73 secara nasional. Meski masih terdapat kendala, ia optimistis capaian tersebut dapat meningkat signifikan pada triwulan IV.

“Kami meminta seluruh perangkat daerah lebih aktif berkoordinasi agar hasil verifikasi tiap area intervensi mencapai target maksimal. Evaluasi dan rekomendasi dari KPK harus menjadi pijakan untuk perbaikan program,” tambahnya.

Sementara itu, Kasatgas Korsub Wilayah II KPK RI, Untung Wicaksono, memberikan apresiasi terhadap langkah Pemkab Muba. Menurutnya, komitmen kuat pemerintah daerah sangat penting dalam membangun tata kelola yang transparan dan akuntabel.

“Kerja keras Pemkab Muba patut diapresiasi. Menindaklanjuti rekomendasi KPK adalah bagian dari pondasi penting untuk memperkuat pencegahan korupsi dan pelayanan publik yang lebih baik,” tegasnya.

BACA JUGA:Bupati Muba Sambut Audiensi BNNK Musi Rawas, Perkuat Sinergi P4GN

BACA JUGA:41 Calon Pimpinan Baznas Sumsel Lolos Seleksi Administrasi, Berikut Daftar Namanya

Ia menjelaskan, program pencegahan korupsi tahun 2025 fokus pada delapan area MCP, mulai dari perencanaan dan penyusunan APBD, pengadaan barang dan jasa, pelayanan publik, manajemen ASN, pengelolaan BMD, optimalisasi pendapatan daerah, hingga penguatan peran APIP.

Selain itu, KPK juga menyoroti sektor-sektor tematik seperti kesehatan, infrastruktur, sumber daya alam, dan pertanahan, dengan menekankan langkah strategis seperti sertifikasi aset daerah, pemulihan aset, optimalisasi pajak, hingga penagihan tunggakan.

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Sumber:

Berita Terkait