17 Rumah Hangus Terbakar di Tanjung Lago, Satu Warga Meninggal Dunia Karena Syok
17 Rumah Hangus Terbakar di Tanjung Lago, Satu Warga Meninggal Dunia Karena Syok--
HARIANMUBA.DISWAY.JD – Musibah kebakaran hebat melanda kawasan padat penduduk di Dusun I, RT 005, Desa Tanjung Lago, Kecamatan Tanjung Lago, Kabupaten Banyuasin, pada Jumat (3/10) sore.
Sebanyak 17 rumah warga terbakar, dengan 13 rumah rata dengan tanah dan 4 lainnya mengalami kerusakan ringan.
Asap tebal dan kobaran api membumbung tinggi saat peristiwa terjadi, membuat warga panik dan berhamburan menyelamatkan diri. Angin kencang dan padatnya pemukiman membuat api cepat merembet ke rumah-rumah di sekitarnya.
“Data sementara, ada 13 rumah hangus terbakar total dan 4 lainnya rusak ringan,” ungkap Plt Kabid Kebakaran Satpol PP dan Damkar Banyuasin, Asyrul Sani, Sabtu (4/10).
Penyebab kebakaran diduga akibat korsleting listrik dari salah satu rumah warga. Petugas damkar bersama masyarakat berjibaku memadamkan api selama beberapa jam sebelum api berhasil dikendalikan.
BACA JUGA:Lomba Karaoke Dinkominfo Muba Ramaikan Muba Expo 2025: Warga Antusias, Suasana Penuh Keakraban
BACA JUGA:Empat Anak Muda Muba Tembus Jepang! Dari Desa ke Negeri Sakura Berkat Kegigihan dan Semangat Mandiri
Kerugian akibat peristiwa tersebut diperkirakan mencapai Rp1 miliar, lantaran sebagian besar harta benda warga tidak sempat diselamatkan.
Beruntung, tidak ada korban jiwa langsung akibat kebakaran, namun beberapa warga mengalami luka ringan dan telah mendapatkan perawatan medis.
Namun, Sakiman, Sekretaris KNPI Banyuasin yang juga warga Tanjung Lago, menyebutkan adanya satu korban meninggal dunia bernama Leh (50) binti Kosim, yang meninggal akibat syok berat setelah melihat rumah kerabatnya terbakar.
“Korban meninggal bukan karena terbakar api, tetapi karena shock berat. Kami dari KNPI langsung turun memberikan bantuan untuk meringankan beban para korban,” ujarnya.
Camat Tanjung Lago, Joni Gunawan, membenarkan informasi tersebut. Ia menegaskan bahwa pemerintah daerah telah mendirikan posko bantuan darurat untuk memenuhi kebutuhan para korban.
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber: