Tiga Kabupaten di Sumsel Segera Miliki Sekolah Rakyat, Menyusul Palembang

Tiga Kabupaten di Sumsel Segera Miliki Sekolah Rakyat, Menyusul Palembang

Tiga Kabupaten di Sumsel Segera Miliki Sekolah Rakyat, Menyusul Palembang--

HARIANMUBA.DISWAY.ID – Setelah sukses dibangun di Kota Palembang, tiga kabupaten di Sumatera Selatan kini bersiap mengikuti jejak serupa. Tahun depan, Sekolah Rakyat (SR) akan dibangun di Kabupaten Ogan Ilir (OI), Ogan Komering Ilir (OKI), dan Empat Lawang (4L).

Kabar gembira ini disampaikan oleh Kepala Satuan Kerja (Kasatker) Pelaksanaan Prasarana Strategis Sumatera Selatan dari Ditjen Prasarana Strategis Kementerian PUPR RI, Ayu Juwita ST MT IPM, dalam kunjungannya ke Sumsel baru-baru ini.

“Di Sumsel bakal ada tiga lagi Sekolah Rakyat yang dibangun tahun depan. Jika proses optimalisasi berjalan lancar, pembangunannya ditargetkan dimulai pada triwulan kedua atau bertepatan dengan tahun ajaran baru,” ungkap Ayu.

Menurut Ayu, setiap Sekolah Rakyat nantinya akan membuka jenjang pendidikan SD, SMP, dan SMA, masing-masing dengan dua rombongan belajar (rombel). Program ini merupakan bagian dari Asta Cita Presiden RI H. Prabowo Subianto, yang menitikberatkan pada pemerataan akses pendidikan berkualitas bagi masyarakat miskin.

BACA JUGA:Tasya Permata Sari, Cahaya dari Ngulak yang Membawa Obor Harapan PEPARPROV V Sumsel

BACA JUGA:Siswi SMP di Palembang Nyaris Diculik, Orang Tua Laporkan ke Polisi – Disdik Imbau Sekolah Perketat Pengawasan

“Sekolah Rakyat ditujukan bagi anak-anak dari keluarga kurang mampu, yang masuk dalam desil satu dan dua sesuai data Kementerian Sosial RI. Semua biaya ditanggung penuh oleh negara,” jelasnya.

Ayu menambahkan, konsep pendidikan di Sekolah Rakyat dirancang berstandar internasional, dengan kombinasi antara kegiatan akademik, ekstrakurikuler, dan pembelajaran berbasis alam.

“Harapannya, setelah lulus mereka siap bersaing di luar, baik secara akademik maupun karakter,” ujarnya.

Tak hanya fasilitas belajar, seluruh kebutuhan siswa juga akan dipenuhi oleh pemerintah. Mulai dari asrama, makan tiga kali sehari, dua kali camilan, hingga perlengkapan belajar disediakan secara gratis.

BACA JUGA:Buronan Sebulan Tertangkap di Sekayu, Komplotan Pembobol Rumah Asal Lahat Akhirnya Tumbang

BACA JUGA:Warga Teluk Kemang Harap Jalan Poros Segera Diperbaiki

“Anak-anak tidak perlu khawatir soal biaya, semuanya sudah ditanggung,” tegas Ayu.

Lebih lanjut, Ayu menjelaskan bahwa tahun ini Kementerian PUPR masih fokus pada pembangunan Sekolah Rakyat tahap pertama yang bersifat rintisan, seperti di Palembang, tepatnya di eks-Panti Anak Nasional dan Sentra Budi Perkasa.

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Sumber:

Berita Terkait