Herman Deru Resmikan Jalan Karang Agung–Trans Lubar, Akses OKU Selatan Kian Terbuka
Herman Deru Resmikan Jalan Karang Agung–Trans Lubar, Akses OKU Selatan Kian Terbuka--
HARIANMUBA.DISWAY.ID, — Gubernur Sumatera Selatan Dr. H. Herman Deru meresmikan jalan penghubung Desa Karang Agung hingga Desa Trans Lubar, Kecamatan Simpang, Kabupaten Ogan Komering Ulu Selatan (OKUS), Jumat (23/1/2026).
Peresmian infrastruktur strategis ini menjadi angin segar bagi masyarakat yang telah lama menantikan akses jalan layak di wilayah tersebut.
Peresmian dilakukan bersamaan dengan kunjungan kerja Gubernur Sumsel dalam rangka menghadiri Rapat Paripurna DPRD OKU Selatan memperingati Hari Jadi OKUS ke-22, sehingga momentum pembangunan dan perayaan daerah berlangsung beriringan.
Gubernur Herman Deru menjelaskan, pembangunan ruas jalan Karang Agung–Trans Lubar dibiayai melalui Bantuan Gubernur Khusus (Bangubsus) Provinsi Sumsel Tahun Anggaran 2025 dengan nilai mencapai Rp19,75 miliar.
BACA JUGA:Pulang Kampung, Wagub Sumsel Cik Ujang Salat Jumat Bersama Warga Desa Lebak Budi
BACA JUGA:Herman Deru Hadiri HUT ke-22 OKU Selatan, Tekankan Kekompakan Jadi Kunci Kemajuan Daerah
Proyek ini mulai dikerjakan sejak September 2025 dan dibangun dengan lebar sekitar tujuh meter.
“Pembangunan jalan ini sudah memenuhi standar jalan nasional. Sebagian trase sebelumnya juga telah dirintis melalui program TMMD oleh TNI, sehingga kini kita lanjutkan dan tingkatkan kualitasnya,” ungkap Herman Deru.
Ia pun menyampaikan apresiasi kepada jajaran TNI, Pemerintah Kabupaten OKU Selatan, serta masyarakat yang telah berperan aktif mendukung percepatan pembangunan infrastruktur pedesaan.
“Kolaborasi inilah yang membuat pembangunan bisa berjalan lebih cepat. Insyaallah ke depan akan kita lanjutkan secara bertahap agar akses masyarakat semakin mudah,” ujarnya.
BACA JUGA:Jelang Ramadan, Kecamatan Sungai Lilin dan Polsek Tertibkan Usaha Karaoke
BACA JUGA:Hutama Karya Berlakukan Buka Tutup Jalan Lintas Timur Palembang–Betung, Ini Jadwal dan Skemanya
Menurut Herman Deru, keberadaan jalan tersebut memberikan dampak signifikan terhadap efisiensi mobilitas warga.
Jalur lingkar ini mampu memangkas jarak tempuh antarwilayah, termasuk perjalanan dari Muara Dua menuju Martapura yang menjadi lebih singkat.
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber: