Dari Sopir Truk hingga Pelaku UMKM, Tol Trans Sumatera Ubah Wajah Ekonomi Sumsel
Dari Sopir Truk hingga Pelaku UMKM, Tol Trans Sumatera Ubah Wajah Ekonomi Sumsel--
HARIANMUBA.DISWAY.ID,- Kehadiran Jalan Tol Trans Sumatera bukan sekadar proyek beton dan aspal bagi masyarakat Sumatera Selatan (Sumsel).
Di balik jalur bebas hambatan yang membentang, ada cerita sopir truk yang kini bisa pulang lebih cepat, petani yang lebih mudah menjual hasil panen, hingga pelaku UMKM yang produknya laris di rest area.
Tol Trans Sumatera perlahan mengubah ritme kehidupan dan perekonomian warga.
Sebelum tol beroperasi, perjalanan logistik dari Palembang menuju Lampung bisa memakan waktu panjang akibat kemacetan dan kondisi jalan nasional yang padat. Kini, waktu tempuh jauh lebih efisien.
BACA JUGA:Hangatnya Tradisi Mancang di Muara Enim, Patungan Sapi Jadi Ajang Silaturahmi Sambut Ramadhan 1447 H
Bagi sopir angkutan barang, efisiensi ini berarti penghematan bahan bakar dan biaya operasional kendaraan.
Distribusi barang menjadi lebih cepat, sehingga perputaran ekonomi juga semakin lancar.
“Sekarang bisa atur jadwal lebih pasti. Pengiriman lebih cepat, ongkos operasional juga lebih ringan,” ujar Efri salah satu pengemudi truk logistik yang rutin melintasi jalur tol.
Tak hanya sektor logistik, petani dan pelaku usaha kecil juga ikut merasakan manfaatnya.
BACA JUGA:Kolaborasi Polisi, TNI dan Perusahaan di Lais Tanam Jagung 1,5 Hektare, Dorong Ketahanan Pangan Muba
BACA JUGA:Jika Tol Trans Sumatera Palembang–Bengkulu Tersambung, Ini Prediksi Waktu Tempuhnya
Akses menuju sentra pertanian dan perkebunan menjadi lebih mudah. Hasil panen dapat dikirim lebih cepat ke pasar atau luar daerah tanpa khawatir keterlambatan.
Tol juga memperkuat konektivitas Palembang dengan Lampung dan ke depan Jambi. Posisi Sumsel sebagai simpul logistik di bagian selatan Pulau Sumatera pun semakin strategis.
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber: