Tol Trans Sumatera di Sumsel Jadi Game Changer, Dari Lumbung Energi Menuju Simpul Logistik Regional
Tol Trans Sumatera di Sumsel Jadi Game Changer, Dari Lumbung Energi Menuju Simpul Logistik Regional--
HARIANMUBA.DISWAY.ID, — Keberadaan jaringan Jalan Tol Trans Sumatera di Sumatera Selatan (Sumsel) dinilai bukan sekadar proyek infrastruktur, melainkan katalis perubahan struktur ekonomi Pulau Sumatera.
Hingga 2026, Sumsel masih menjadi salah satu simpul utama jaringan tol di Sumatera. Namun ketika keseluruhan ruas Tol Trans Sumatera sepanjang 2.812 kilometer ditargetkan terhubung penuh pada 2031, peta persaingan ekonomi di 10 provinsi diperkirakan akan semakin merata.
Selama ini, Sumsel identik sebagai daerah penghasil energi dan komoditas perkebunan. Kini, wajah pembangunan mulai bergeser. Infrastruktur jalan tol modern yang menghubungkan Palembang hingga kawasan industri di Muara Enim menjadi fondasi transformasi tersebut.
Beberapa ruas strategis seperti Tol Palembang–Indralaya dan Tol Prabumulih–Muara Enim berperan penting dalam mempercepat mobilitas barang dan jasa. Jalur ini bukan hanya mempersingkat waktu tempuh, tetapi juga menekan biaya logistik yang selama ini menjadi tantangan utama distribusi di Sumatera.
BACA JUGA:Azan Terakhir Sang Putra Iringi Pemakaman H. Alex Noerdin di TPU Kebun Bunga Palembang
Dengan konektivitas yang semakin baik, Sumsel berpeluang berkembang menjadi simpul logistik regional yang menghubungkan arus barang dari Pulau Jawa menuju berbagai provinsi di Sumatera, maupun sebaliknya.
Ketika Tol Trans Sumatera terhubung penuh pada 2031, arus distribusi antardaerah akan jauh lebih efisien. Kondisi ini membuka peluang ekonomi yang lebih setara bagi seluruh provinsi di Sumatera.
Barang dari sentra industri di Jawa dapat lebih cepat menjangkau pasar-pasar di Sumatera bagian utara, sementara hasil bumi dan komoditas Sumatera bisa lebih kompetitif memasuki pasar nasional.
Artinya, dominasi wilayah tertentu sebagai pusat distribusi perlahan akan bergeser menuju sistem yang lebih terintegrasi dan merata.
BACA JUGA:Supervisi Dinkes Muba di Puskesmas Cinta Karya, Tegaskan Komitmen Layanan Kesehatan Berkualitas
BACA JUGA:Drama Sengketa Saham Berakhir, Dahlan Iskan Menang, Akta Jual Beli Radar Bogor Dibatalkan PN Bogor
Proyek pembangunan ruas tol di Sumsel merupakan bagian dari investasi besar bernilai lebih dari Rp6 triliun. Anggaran tersebut dialokasikan untuk pembangunan jalur vital yang menunjang transportasi regional dan mempercepat akses ke kawasan industri, pelabuhan, serta sentra produksi.
Dalam jangka panjang, keberadaan tol ini diyakini akan mendorong pertumbuhan sektor perdagangan, industri pengolahan, properti, hingga pariwisata. Kawasan yang sebelumnya sulit dijangkau kini memiliki peluang berkembang menjadi pusat ekonomi baru.
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber: