Kejar hingga OKU Timur, Komplotan Perampok Penumpang Travel di Sumsel Dibekuk

Kejar hingga OKU Timur, Komplotan Perampok Penumpang Travel di Sumsel Dibekuk

Kejar hingga OKU Timur, Komplotan Perampok Penumpang Travel di Sumsel Dibekuk--

HARIANMUBA.DISWAY.ID – Aksi kejahatan jalanan yang menyasar penumpang travel di Sumatera Selatan akhirnya terungkap. 

Tim Unit I Subdit III Jatanras Ditreskrimum Polda Sumatera Selatan berhasil meringkus satu dari komplotan pelaku pencurian dengan kekerasan (curas), Selasa (24/2/2026) sekitar pukul 17.30 WIB.

Tersangka bernama Samsul Bahri (41), warga Pangkalan Benteng, Kabupaten Banyuasin, ditangkap setelah sempat kabur hingga wilayah Kabupaten OKU Timur. Polisi menyebut, pelaku terlibat dalam sedikitnya tiga aksi kejahatan dengan korban seluruhnya perempuan.

Kabid Humas Polda Sumatera Selatan Kombes Pol Nandang Mu’min Wijaya menjelaskan, keberadaan tersangka terendus di kawasan Pangkalan Benteng, Banyuasin. Saat hendak diamankan, pelaku justru melarikan diri menggunakan mobil Toyota Avanza warna abu-abu bernopol B 1424 NYS ke arah OKU Timur.

BACA JUGA:Galaxy A07 5G 2026 Disinyalir Naik Kelas, Samsung Siapkan Senjata Baru di Segmen Mid-Range

BACA JUGA:Puluhan Siswa Dari Kecamatan Sungai Lilin Berjuang Lolos Seleksi Paskibra Muba 2026

Aparat kepolisian berkoordinasi dengan jajaran Polsek Semendawai untuk melakukan penghadangan di Jalintim (Jalan Lintas Timur). Meski sempat lolos dari blokade, pelarian tersangka terhenti setelah kendaraan yang digunakannya terperosok ke area persawahan di Desa Sriwangi, Kecamatan Semendawai Suku III, OKU Timur.

“Setelah mobilnya masuk sawah, tersangka tidak bisa lagi melarikan diri. Langsung kami amankan berikut barang bukti ke Mapolda Sumsel untuk pemeriksaan lebih lanjut,” ujar Nandang.

Dari hasil penyelidikan, komplotan ini memiliki pola yang sama dalam setiap aksinya. Pelaku menyasar perempuan yang tengah menunggu kendaraan umum atau travel, lalu menawarkan tumpangan menggunakan mobil pribadi.

Korban pertama adalah Parida (55), seorang guru SD di Kecamatan Suak Tapeh, Banyuasin. Peristiwa terjadi pada Selasa (3/2/2026) di Jalan Kol H Burlian. Setelah berhasil membujuk korban naik ke mobil, pelaku menutup mata dan mengikat tangan korban dengan lakban. Pelaku kemudian memaksa korban memberikan PIN ponsel dan ATM, sebelum menguras uang sebesar Rp9,1 juta. Korban diturunkan di wilayah Tanjung Raja setelah diajak berkeliling selama dua jam.

BACA JUGA:Mantan Gubernur Sumsel Alex Noerdin Akan Dimakamkan di TPU Kebun Bunga Palembang

BACA JUGA:Sumsel Berduka, Alex Noerdin Wafat di Jakarta, Jejak Kepemimpinan dan Warisan Pembangunan

Aksi berikutnya menimpa perempuan berusia 26 tahun di Kecamatan Lais, Musi Banyuasin, Minggu (15/2/2026). Selain dirampok, korban juga mengalami tindak kekerasan berat sebelum akhirnya ditinggalkan di wilayah Talang Kelapa, Banyuasin.

Korban ketiga berinisial S (38), seorang perawat yang juga ibu Bhayangkari. Ia menjadi sasaran saat menaiki travel dari Pangkalan Balai. Dengan modus serupa, pelaku menutup mata dan mengikat korban sebelum menguras tabungan sebesar Rp54,3 juta di kawasan Sukawinatan, Palembang.

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Sumber:

Berita Terkait