Audit Keselamatan Tol Palembang-Betung: Hutama Karya & ATI Pastikan Jalur Mudik 2026 Bebas Kendala
Audit Keselamatan Tol Palembang-Betung: Hutama Karya & ATI Pastikan Jalur Mudik 2026 Bebas Kendala--
HARIANMUBA.DISWAY.ID, – Menjelang lonjakan arus mudik Lebaran 1447 Hijriah, PT Hutama Karya (Persero) bersama Asosiasi Jalan Tol Indonesia (ATI) melakukan inspeksi mendalam terhadap kesiapan Tol Palembang-Betung Seksi 1-2.
Peninjauan yang dilakukan pada Jumat (27/2/2026) ini difokuskan pada standarisasi keamanan jalur fungsional sepanjang 54,5 kilometer tersebut.
Langkah ini diambil untuk memastikan bahwa jalur yang dibuka secara terbatas ini tidak hanya mengurai kemacetan, tetapi juga memiliki tingkat keselamatan yang terukur bagi para pemudik.
Rombongan yang dipimpin oleh Direktur Operasi III Hutama Karya, Iwan Hermawan, bersama Sekjen ATI, Kris Ade, meninjau langsung beberapa titik krusial yang diprediksi menjadi pusat kepadatan, di antaranya:
BACA JUGA:Misteri 'Mr X' di Sawah Simpang Meritai Terungkap: Ternyata Lansia Plaju yang Hilang 4 Hari
BACA JUGA:Caterpillar Pickup 'Gajah' Bermesin Turbo Diesel 650 HP!
Jembatan Musi V (1.684 meter): Memastikan struktur ikonik ini siap dilalui kendaraan secara aman melalui akses STA 49+600.
Gerbang Tol (GT) Pangkalan Balai: Melakukan simulasi pengaturan operasional untuk mencegah antrean panjang di pintu keluar utama.
Rest Area 397A: Mengecek kesiapan fasilitas dasar mulai dari toilet, mushola, hingga ketersediaan bahan bakar darurat bagi pemudik.
Direktur Operasi III Hutama Karya, Iwan Hermawan, menegaskan bahwa operasional fungsional memiliki tantangan tersendiri dibandingkan jalur operasional penuh. Oleh karena itu, perangkat keselamatan menjadi poin yang tidak bisa ditawar.
BACA JUGA:Akses Vital Sungai Lilin-Keluang Terancam Putus, Gorong-Gorong di Desa Pinang Banjar Ambles!
"Pengecekan ini bertujuan memastikan elemen layanan di lapangan, mulai dari rambu-rambu, perangkat keselamatan, hingga kesiapan personel di titik-titik krusial berjalan selaras dengan standar operasional nasional," jelas Iwan.
Senada, Sekjen ATI Kris Ade mengingatkan pentingnya kejelasan informasi bagi pengguna jalan. "Kedisiplinan penerapan standar dan kejelasan papan informasi sangat vital agar pengguna jalan tidak bingung saat melintasi jalur baru yang masih bersifat fungsional," tuturnya.
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber: