Polisi Buru Pelaku Penusukan Pelajar Saat Tawuran Dini Hari di Palembang

Polisi Buru Pelaku Penusukan Pelajar Saat Tawuran Dini Hari di Palembang

Polisi Buru Pelaku Penusukan Pelajar Saat Tawuran Dini Hari di Palembang--

HARIANMUBA.DISWAY.ID, – Aparat kepolisian masih memburu dua terduga pelaku penusukan yang menyebabkan seorang pelajar tewas dalam bentrokan antarkelompok di Jalan Perintis Kemerdekaan, depan kantor Bulog, Kecamatan Ilir Timur II, Kota Palembang, Sabtu (7/3/2026) sekitar pukul 03.00 WIB.

Korban berinisial R.A.G.R. (20) mengalami dua luka tusuk di bagian kiri atas perut setelah terlibat dalam tawuran yang diduga telah direncanakan sebelumnya oleh dua kelompok pemuda dari kawasan 1 Ilir dan Boom Baru.

Korban sempat dilarikan ke Rumah Sakit Mohammad Hoesin Palembang untuk mendapatkan penanganan medis. Namun, nyawanya tidak tertolong dan dinyatakan meninggal dunia tidak lama setelah tiba di rumah sakit.

Kasus tersebut kini ditangani oleh Polrestabes Palembang yang masih melakukan penyelidikan intensif guna mengungkap pelaku utama dalam peristiwa berdarah tersebut.

BACA JUGA:Pelabuhan Samudra Tanjung Carat Segera Dikebut, Sumsel Target Jadi Pusat Ekspor dan Distribusi Energi Sumbagse

BACA JUGA:Kapolri Tinjau Layanan Gizi Polri di Palembang, Apresiasi Relawan yang Jadi Ujung Tombak Program Sosial

Berdasarkan informasi awal dari kepolisian, bentrokan antara dua kelompok tersebut sebenarnya sempat dibubarkan oleh petugas dari Polsek Ilir Timur II setelah mendapatkan laporan adanya rencana tawuran di lokasi.

Namun setelah situasi dinilai aman dan petugas meninggalkan lokasi, kedua kelompok kembali berkumpul dan terlibat bentrokan untuk kedua kalinya.

Saat polisi kembali ke lokasi kejadian untuk membubarkan massa, korban sudah tergeletak di jalan dengan kondisi luka tusuk yang cukup parah.

Petugas kemudian segera mengevakuasi korban ke rumah sakit, tetapi korban tidak berhasil diselamatkan.

BACA JUGA:Mobil Tangki Minyak Terbakar di Jalintim Bayung Lencir, Lalu Lintas Palembang - Jambi Sempat Lumpuh

BACA JUGA:Polisi Ringkus Buruh Sawit di Muba, Tega Setubuhi Anak Majikan di Bawah Umur ​

Dari hasil pemeriksaan sejumlah saksi di lokasi kejadian, penyidik mengidentifikasi dua orang yang diduga terlibat langsung dalam aksi penusukan tersebut, yakni berinisial U.A. dan M.

Keduanya disebut-sebut membawa senjata tajam jenis penusuk saat bentrokan terjadi.

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Sumber:

Berita Terkait