Konflik Antar Siswa di Bayung Lencir Disikapi Cepat, Bupati Muba Pastikan Sekolah Tetap Berjalan
Konflik Antar Siswa di Bayung Lencir Disikapi Cepat, Bupati Muba Pastikan Sekolah Tetap Berjalan--
HARIANMUBA.DISWAY.ID,— Pemerintah Kabupaten Musi Banyuasin bergerak cepat merespons konflik antar siswa yang terjadi di Desa Simpang Kurun (SP3), Kecamatan Bayung Lencir. Bupati Muba H M Toha Tohet SH menegaskan bahwa persoalan tersebut tidak boleh mengganggu hak anak untuk tetap mendapatkan pendidikan.
Kasus yang melibatkan dua siswa beserta orang tua mereka itu menjadi perhatian serius pemerintah daerah. Bupati langsung menginstruksikan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Muba serta Camat Bayung Lencir untuk segera turun tangan mencari solusi terbaik.
Pendekatan yang diambil bukan sekadar penyelesaian konflik, tetapi juga memastikan kondisi psikologis dan keberlangsungan pendidikan anak tetap terjaga.
“Masalah ini harus diselesaikan dengan baik, namun yang paling penting jangan sampai anak-anak kehilangan kesempatan untuk tetap sekolah,” tegas Toha usai memimpin Apel Gabungan di Halaman Kantor Bupati Muba, Selasa (31/03/2026).
BACA JUGA:Sinergi Polda Sumsel dan Pemprov Berhasil Pulangkan 14 Korban TPPO Kamboja
Ia menekankan agar penyelesaian dilakukan melalui dialog terbuka dengan melibatkan seluruh pihak, termasuk orang tua kedua siswa. Edukasi kepada keluarga dinilai penting agar konflik tidak berlarut dan berdampak lebih luas.
Menurut Toha, pendidikan merupakan fondasi utama dalam membentuk masa depan generasi muda. Oleh karena itu, setiap persoalan sosial yang berpotensi menghambat proses belajar harus segera ditangani secara cepat, tepat, dan bijaksana.
Langkah cepat ini sekaligus menjadi bentuk komitmen Pemkab Muba dalam menjaga akses pendidikan tetap terbuka bagi seluruh anak, tanpa terkecuali.
“Semua anak berhak mendapatkan pendidikan yang layak. Ini yang harus kita jaga bersama,” ujarnya.
BACA JUGA:Warga Palembang Siap-siap, Ampera ditutup 3,5 jam, Uji CFD–CFN
BACA JUGA:Air Bersih untuk Santri, Harapan Baru untuk Umat, Langkah Nyata Kapolda Sumsel di OKU Timur
Dengan penanganan yang terkoordinasi, pemerintah daerah berharap konflik dapat diselesaikan secara damai, sehingga para siswa dapat kembali fokus belajar dan meraih masa depan yang lebih baik.
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber: