Warga Palembang Siap-siap, Ampera ditutup 3,5 jam, Uji CFD–CFN
Warga Palembang Siap-siap, Ampera ditutup 3,5 jam, Uji CFD–CFN--
HARIANMUBA.DISWAY.ID,- Pemerintah Kota Palembang mulai menggeser wajah kota dari dominasi kendaraan menuju ruang publik yang lebih manusiawi.
Melalui uji coba Car Free Day (CFD) dan Car Free Night (CFN) pada 4–5 April 2026, kawasan pusat kota hingga Jembatan Ampera akan disterilkan dari kendaraan selama 3,5 jam.
Langkah ini bukan sekadar kebijakan lalu lintas, melainkan eksperimen besar dalam membentuk kebiasaan baru masyarakat urban.
Selama ini, Jembatan Ampera dikenal sebagai urat nadi mobilitas warga. Namun dalam uji coba ini, jembatan tersebut akan berubah fungsi menjadi ruang interaksi terbuka bagi pejalan kaki, pesepeda, hingga pelaku UMKM.
BACA JUGA:Air Bersih untuk Santri, Harapan Baru untuk Umat, Langkah Nyata Kapolda Sumsel di OKU Timur
BACA JUGA:Hangat dan Penuh Makna, MAN 1 Muba Sambut Hari Pertama Sekolah dengan Halal Bihalal Keliling Kelas
Penutupan selama 3,5 jam menjadi yang terpanjang sepanjang sejarah penerapan kebijakan serupa di Palembang. Tidak ada pengecualian kendaraan, menjadikannya momen penting untuk mengukur kesiapan kota dalam mengurangi ketergantungan terhadap transportasi bermotor.
Program ini dirancang tidak setengah-setengah. Jalur CFD dan CFN membentang dari kawasan Jakabaring Sport City, melintasi Ampera, hingga ke kawasan Cinde Market di Jalan Jenderal Sudirman.
Rute panjang ini membuka peluang terciptanya pusat-pusat aktivitas baru, mulai dari olahraga, hiburan, hingga ekonomi kreatif di sepanjang jalur.
Di balik konsep ramah lingkungan, tantangan besar tetap ada: kemacetan. Untuk itu, arus kendaraan akan dialihkan melalui Jembatan Musi IV dan Jembatan Musi VI.
BACA JUGA:Fokus Pemulihan Korban Bencana, Polres OKU Selatan Perkuat Bantuan dan Trauma Healing
Skema ini menjadi ujian nyata bagi kesiapan infrastruktur dan koordinasi lintas instansi dalam menjaga kelancaran mobilitas warga.
Pemkot Palembang menegaskan bahwa CFD dan CFN bukan sekadar mengikuti tren kota besar lain. Program ini diarahkan sebagai bagian dari transformasi jangka panjang menuju kota yang lebih sehat, minim polusi, dan berorientasi pada kualitas hidup masyarakat.
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber: