Harapan Baru Nelayan Lalan, Program Kampung Merah Putih KKP Segera Diputuskan
Harapan Baru Nelayan Lalan, Program Kampung Merah Putih KKP Segera Diputuskan--
HARIANMUBA.DISWAY.ID, – Asa masyarakat pesisir di Kecamatan Lalan, Kabupaten Musi Banyuasin (Muba), kian menguat. Pemerintah pusat melalui Kementerian Kelautan dan Perikanan Republik Indonesia tengah memproses realisasi program Kampung Nelayan Merah Putih yang diproyeksikan menjadi motor penggerak ekonomi nelayan lokal.
Kepastian ini mencuat saat audiensi antara Bupati Muba HM Toha Tohet dengan tim survei KKP RI di Kantor Perwakilan Muba di Palembang, Selasa (14/4/2026). Tim menyampaikan bahwa tahapan survei lapangan telah rampung dan akan segera memasuki pembahasan penentuan akhir.
Koordinator Tim Survey KKP RI, Nopriansyah, mengungkapkan bahwa lokasi yang diusulkan di Desa Ringin Agung P9 telah memenuhi kriteria awal.
“Lahan seluas satu hektare sudah kami cek, dan sejauh ini tidak ada kendala. Akhir April nanti akan dilakukan pleno untuk menentukan hasil akhirnya,” jelasnya.
BACA JUGA:Jaga Jalur Ekonomi Sungai, Muba Gandeng Lanal Palembang Perkuat Keamanan dan Tarik Investasi
BACA JUGA:Siaga Hadapi 'El Nino Godzilla', Muba Perkuat Deteksi Dini dan Libatkan Masyarakat Cegah Karhutla
Ia juga memberikan apresiasi terhadap keseriusan Pemkab Muba dalam memperjuangkan program tersebut, terutama dalam menyiapkan berbagai aspek pendukung di lapangan.
Bupati Muba, HM Toha Tohet, menegaskan komitmen penuh pemerintah daerah untuk menyukseskan program ini. Menurutnya, Kampung Nelayan Merah Putih akan membawa dampak signifikan bagi peningkatan kesejahteraan masyarakat pesisir.
“Kami sangat berharap hasilnya positif. Ini menjadi peluang besar untuk meningkatkan taraf hidup nelayan, khususnya di Lalan yang mayoritas warganya menggantungkan hidup dari sektor perikanan,” ujarnya.
Senada, Camat Lalan, Jami'an, menyebut bahwa sudah cukup lama wilayahnya tidak mendapatkan program besar dari kementerian. Ia berharap keputusan pleno nantinya membawa kabar baik bagi masyarakat.
BACA JUGA:Kejar PI 5 Persen WK Rimau, Bupati Toha Tohet Bidik Lonjakan PAD dan Kemandirian Energi Muba
“Terakhir bantuan besar untuk nelayan di wilayah ini sekitar tahun 2006. Kami tentu sangat berharap Lalan bisa terpilih,” katanya.
Jika terealisasi, program ini tidak hanya menghadirkan infrastruktur pendukung nelayan, tetapi juga membuka peluang pengembangan ekonomi berbasis kawasan pesisir secara berkelanjutan.
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber: