Diantara kerusakan yang terdata adalah Gedung Koni, Dinas Ketahanan Pangan dan Peternakan, Warung Kondang, dan bangunan lainnya.
"Ini gempa darat, sehingga tidak berpotensi tsunami. Dengan kekuatan 5,6 m memungkinkan terjadinya kerusakan bangunan," ungkapnya.
Sementara itu, berdasarkan laporan Cianjur Ekspres, di Jl Dr Muwardi sejumlah perkantoran mengalami kerusakan.
Warga juga berdatangan ke RSUD Sayang Cianjur, terutama mereka yang mengalami luka-luka akibat tertimpa reruntuhan.
Belum diketahui jumlah warga yang terluka akibat reruntuhan, hanya saja jumlahnya mencapai ratusan. Bahkan penanganan terhadap pasien yang mengalami luka-luka dilakukan di halaman rumah sakit.
Sebagai informasi, data korban meninggal akibat gempa bumi di Kabupaten Cianjur sampai pukul 17.15 WIB sore hari ini.