Pembangunan tol ini membutuhkan lahan seluas 302 hektare dengan menghabiskan dana sekitar Rp3,4 triliun.
Dana yang digunakan bersumber dari Penyertaan Modal Negara (PMN), investasi swasta, dan pinjaman ke PT Hutama Karya sebagai kontraktor yang ditunjuk pemerintah.
BACA JUGA:Innalillahi, Salah Satu Tokoh Masyarakat Asal Muba Kuyung Kritis Meninggal Dunia
BACA JUGA:Muncul Usulan Pembangunan Tol Lampung - Bengkulu, Lewat Pesisir, Tanpa Lintasi Wilayah Sumsel
2. Tol Indralaya-Prabumulih
Jalan bebas hambatan ini menghubungkan Kabupaten Indralaya dengan Kota Prabumulih.
Diketahui, progress konstruksi pembangunan tol Indralaya-Prabumulih sudah selesai.
Namun belum bisa dipastikan kapan tol ini akan beroperasi penuh.
3. Tol Kayu Agung-Palembang
Konstruksi ruas Tol Kayu Agung-Palembang ini, dimulai sejak Agustus 2016. Terdiri dari 3 seksi, yaitu seksi Kayu Agung–Palembang melewati kawasan Jakabaring Palembang, yang dioperasikan nontarif.
BACA JUGA:Ada 17 Gubernur Yang Akan Berakhir Masa Jabatan di Tahun 2023, Berikut Daftarnya
BACA JUGA:DPRD Provinsi Sumsel Sudah Usulkan 3 Nama PJ Gubernur Sumsel, Ini Nama Yang Santer Beredar
Lalu seksi Jakabaring–Musillandas dan seksi Musillandas–Betung.
Ruas tol Kayu Agung – Palembang ini, belum tersedia rest area. Karena tempat beristirahat tersebut, dibangun di ruas tol yang panjangnya 50 Km.
4. Tol Palembang - Lampung
Dari Lampung kendaraan melintasi ruas Jalan Tol Bakauheni - Terbanggi Besar sepanjang 140 Km, kemudian menyambung ke ruas tol Terbanggi Besar – Pematang Panggang – Kayu Agung sepanjang 189 Km, dilanjutkan ke ruas Kayu Agung - Kramasan sepanjang 42,5 Km di Palembang.