HARIANMUBA.DISWAY.ID – Memasuki 80 tahun kemerdekaan Indonesia, pembangunan infrastruktur terus dikebut.
Kementerian Pekerjaan Umum (PU) menargetkan penambahan 203 kilometer jalan tol baru pada 2025.
Sejumlah ruas sudah resmi beroperasi, sementara lainnya memasuki tahap akhir uji kelayakan.
Hingga semester I 2025, terdapat empat ruas tol yang sudah melayani masyarakat:
BACA JUGA:Upacara Penurunan Bendera di Muba Penuh Khidmat, Wabup Rohman: Paskibraka Tunjukkan Dedikasi Tinggi
BACA JUGA:Ratusan Warga Binaan Lapas Sekayu Terima Remisi, 14 Orang Langsung Hirup Udara Bebas
Tol Binjai–Langsa Seksi 3 ruas Tanjung Pura–Pangkalan Brandan (19 km)
Tol Pekanbaru–Padang Seksi Sicincin–Padang (36,6 km)
Tol Solo–Yogyakarta–NYIA Kulon Progo Paket 1.2 segmen Klaten–Prambanan (8,6 km)
Tol Kuala Tanjung–Tebing Tinggi–Parapat Seksi 2 ruas Kuala Tanjung–Indrapura (10,15 km)
Dengan tambahan ini, Indonesia kini memiliki lebih dari 3.020 km jalan tol yang menghubungkan berbagai wilayah strategis.
BACA JUGA:HKI Gelar Upacara HUT ke-80 RI di Kantor Proyek Desa Peninggalan, Tekankan Semangat Nasionalisme
Beberapa tol lain sudah rampung konstruksi dan tengah menunggu Uji Laik Fungsi dan Operasi (ULFO), antara lain:
Tol Betung–Tempino–Jambi Seksi 4 ruas Tempino–Interchange Ness (18,49 km)